Kabar Blitar

Ada Koin Tahun 1866 Dekat Reruntuhan Arca Kepala Manusia di Kelurahan Gedog, Sananwetan, Blitar

"Uang koin itu ada tulisan angka 1866 dan tulisan aksara Jawa kuno," kata Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Blitar, Tri Iman Prasetyono.

Ada Koin Tahun 1866 Dekat Reruntuhan Arca Kepala Manusia di Kelurahan Gedog, Sananwetan, Blitar
Samsul Hadi
KOIN KUNO - Pegawai Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Blitar menunjukkan uang koin dari lokasi penemuan batu mirip arca berbentuk kepala manusia di ladang jagung Kelurahan Gedog Kecamatan Sananwetan, Kota Blitar, Senin (2/9/2019). 

"Kami juga menemukan satu uang koin di lokasi. Uang koin itu ada tulisan angka 1866 dan tulisan aksara Jawa kuno," kata Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Blitar, Tri Iman Prasetyono.

SURYAMALANG.COM, BLITAR - Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Blitar bersama Polres Blitar Kota mengecek lokasi penemuan batu mirip arca berbentuk kepala manusia di ladang jagung, Kelurahan Gedog Kecamatan Sananwetan, Kota Blitar, Senin (2/9/2019).

Dinas Pariwisata dan polisi kembali menemukan beberapa barang yang diduga benda purbakala di sekitar lokasi.

Beberapa barang yang diduga benda purbakala yang ditemukan lagi itu berupa uang koin, batu berbentuk kepala naga, dan batu batu yang terstruktur mirip bangunan pondasi.

"Kami juga menemukan satu uang koin di lokasi. Uang koin itu ada tulisan angka 1866 dan tulisan aksara Jawa kuno," kata Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Blitar, Tri Iman Prasetyono.

JEJAK PERADABAN KUNO - Polisi memasang garis polisi di titik lain yang ditemukan batu bata berbentuk struktur bangunan mirip pondasi di ladang jagung Kelurahan Gedog, Kecamatan Sananwetan, Kota Blitar, Senin (2/9/2019).
JEJAK PERADABAN KUNO - Polisi memasang garis polisi di titik lain yang ditemukan batu bata berbentuk struktur bangunan mirip pondasi di ladang jagung Kelurahan Gedog, Kecamatan Sananwetan, Kota Blitar, Senin (2/9/2019). (Samsul Hadi)

Tri Iman mengatakan, temuan uang koin dan batu berbentuk kepala naga diamankan oleh Dinas Pariwisata dan Kebudayaan.

Dinas akan membuat laporan temuan beberapa benda yang diduga benda purbakala itu ke Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCP) Trowulan, Mojokerto.

"Kami segera buat laporan untuk diajukan ke BPCB. Kami menunggu BPCB ke lokasi untuk meneliti temuan beberapa benda itu," ujarnya.

Temuan batu bata yang terstruktur mirip bangunan pondasi juga bertambah. Polisi menemukan satu titik lagi batu batu yang tertata mirip bangunan pondasi. Polisi memasang garis polisi di titik itu.

Bata batu bata yang ditemukan berbentuk persegi panjang. Dengan ukuran panjang 31 cm, lebar 20 cm, dan tinggi 5 cm.

Halaman
12
Penulis: Samsul Hadi
Editor: yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved