Nasional

Keberadaan Veronica Koman Sudah Diendus, Tapi Polisi Enggan Membeberkannya, Ini Alasannya . . .

Veronica Koman merupakan tersangka yang diduga menyebarkan konten berita bohong atau hoaks dan provokatif terkait Papua.

Keberadaan Veronica Koman Sudah Diendus, Tapi Polisi Enggan Membeberkannya, Ini Alasannya . . .
Twitter/papua_satu
Veronica Koman 

SURYAMALANG.COM - Keberadaan Veronica Koman (VK) sudah diketahui oleh polisi. Kini polisi sedang memburunya.

Veronica Koman merupakan tersangka yang diduga menyebarkan konten berita bohong atau hoaks dan provokatif terkait Papua.

Kendati demikian, Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen (Pol) Dedi Prasetyo enggan menyebut lokasi keberadaan Veronica Koman.

"Sudah (diketahui lokasinya). Tapi enggak mungkin saya sampaikan karena masih proses penyidikan," tutur Dedi di Gedung Humas Mabes Polri, Jakarta Selatan, Kamis (5/9/2019).

Pendeta Papua Sebut Maruf Amin sebagai Penerus Gus Dur, Ini Makna Bintang Kejora di Mata Gusdurian

Sosok Benny Wenda, Pria Kelahiran 17 Agustus Dicap sebagai Tokoh Separatis Papua & Dalang Kerusuhan

Untuk mengejar VK, Dedi mengatakan bahwa Polda Jawa Timur akan bekerja sama dengan Divisi Hubungan Internasional (Div Hubinter) Polri, Direktorat Tindak Pidana Bareskrim Polri, dan Interpol.

Kerja sama itu dilakukan dalam rangka penerbitan red notice.

"Nanti Interpol mengirim surat ke negara di mana yang bersangkutan dideteksi berada. Nanti ada police to police. Kalau ada perjanjian ekstradisi kan cepat," ungkap dia.

Menurut aparat kepolisian, ada beberapa unggahan Veronica Koman yang bernada provokasi, salah satunya pada 18 Agustus 2019.

"Moment polisi mulai tembak asrama Papua. Total 23 tembakan dan gas air mata". Ada juga postingan yang kalimatnya "Anak-anak tidak makan selama 24 jam, haus dan terkurung disuruh keluar ke lautan massa".

Lalu, "43 mahasiswa Papua ditangkap tanpa alasan yang jelas, 5 terluka, 1 terkena tembakan gas air mata".

Halaman
1234
Editor: eko darmoko
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved