Kabar Sampang

Jaksa Sampang Tahan Kepala SDN IV Banyuanyar Terkait Kasus Fee Proyek Ruang Kelas Baru

#MADURA - Jaksa Sampang Tahan Kepala SDN IV Banyuanyar Terkait Kasus Fee Proyek Ruang Kelas Baru

Jaksa Sampang Tahan Kepala SDN IV Banyuanyar Terkait Kasus Fee Proyek Ruang Kelas Baru
ist
Kejaksaan Negeri (Kejari) Sampang menahan EP, Kepala SDN IV dan V Banyuanyar, Sampang, Pulau Madura, terkait kasus fee proyek ruang kelas baru, Jumat (6/9/2019). 

SURYAMALANG.COM, SAMPANG - Kejaksaan Negeri (Kejari) Sampang menahan EP, Kepala SDN IV dan V Banyuanyar, Sampang, Pulau Madura, terkait kasus fee proyek ruang kelas baru.

"EP sudah berstatus tersangka dari pengembangan penyidikan dari dua tersangka sebelumnya, AR dan MEW," kata Kepala Seksi Pidana Khusus Kejari Sampang, Edi Sutomo, Jumat (6/9/2019).

Ia mengatakan bahwa saat melakukan penyidikan keterangan AR dan MEW mengarah kepada EP.

Sehingga pihaknya melakukan penahanan dan membuat surat penyidikan.

"Peran EP menjadi koordinator penarikan fee proyek yang diangkat dari tahun 2018," jelasnya.

"Kemudian diproyeksikan awalnya untuk kegiatan bantuan pemerintah di SDN II Banyuanyar, Sampang," imbuhnya.

https://facebook.com/suryamalang.tribun | SURYAMALANG.COM | IG: @suryamalangcom
https://facebook.com/suryamalang.tribun | SURYAMALANG.COM | IG: @suryamalangcom (.)

Lebih lanjut, Edi Sutomo menuturkan alasan penahanan EP sesuai dengan Pasal 21 ayat (1) Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) Subyektif dan Obyektif.

Subyektif dikhawatirkan melarikan diri menghilangkan barang bukti atau melakukan perbuatannya lagi.

"Kalau obyektifnya melakukan tindak pidana dengan ancaman hukuman penjara lima tahun atau lebih," tuturnya.

Edi Sutomo menyampaikan, tersangka kasus fee proyek tersebut memungkinkan bertambah lagi namun pihaknya masih proses melakukan pengembangan.

"Dimungkinkan ada, kami kembangkan dulu," tutupnya. hanggara pratama

Editor: yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved