Kota Batu
Yayasan Pelayanan Perkabaran Injil Indonesia Batu Beri Penghargaan pada Kapolres Batu
Kapolres Batu AKBP Budi Hermanto mendapatkan penghargaan dari Yayasan Pelayanan Perkabaran Injil Indonesia (YPPII) Batu, Selasa (10/9/2019).
Penulis: Benni Indo | Editor: yuli
SURYAMALANG.COM, BATU – Kapolres Batu AKBP Budi Hermanto mendapatkan penghargaan dari Yayasan Pelayanan Perkabaran Injil Indonesia (YPPII) Batu, Selasa (10/9/2019).
Budi dinilai oleh YPPII sebagai Kapolres Pelopor Peduli Lingkungan melalui gerakan sosial Sapu Bersih Sampah Nyemplung Kali (Sabers Pungli). Penganugerahan penghargaan diberikan kepada Budi di Balai Persekutuan Bukti Zaitun YPPII Batu Jl Indragiri No 5.
Selain kepada Budi, penghargaan juga diberikan kepada Tim Relawan Sabers Pungli.
Ketua Badan Musyawarah Antar-Gereja Lembaga Keagamaan Kristen Indonesia (Bamag LKKI) Agus Susanto menjelaskan, penganugerahan ini diberikan dengan sejumlah pertimbangan dan kajian yang dilakukan secara ilmiah. Agus menegaskan bahwa penghargaan ini bukan diberikan secara asal-asalan. Sabers Pungli dinilai sebagai gerakan sosial, bukan event sosial.
“Perlu kami sampaikan dasar pertimbangan membuat keputusan penghargaan yang pertama adalah Bamag melihat kasus di Pulau Dewata Bali pada 2017. Garis pantai Jimbaran Kuta dan lainnya terdapat sampah kurang lebih 7 ton. Khususnya sampah plastik,” ujar Agus mengawali penjelasannya.
Dari kasus itu, Bamag menilai, sampah menjadi persoalan yang serius dan selama ini dinilai sulit untuk menyelesaikannya. Agus mengatakan tidak ada konsep yang kuat terhadap upaya perlindungan lingkungan dan alam.
“Sehingga kami mencari format yang tepat. Kami melihat ada tiga kota, ternyata yang bagus ada gerakan sosialnya itu ada di Kota Batu,” terangnya.
Sejak 6 April 2019 hingga 6 September 2019, pihaknya melakukan studi di tiga kota. Dalam studi yang dilakukan itu, Bamag menitik beratkan pada poin penilaian, latar belakang, konsep, strategi, aksi dan dampak dari gerakan sosial yang dilakukan di tiga kota.
Agus menegaskan, Bamag memang bukan lembaga pemberi award, melainkan lembaga keagamaan. Namun, dalam agama yang ia yakini, juga diajarkan untuk peduli terhadap lingkungan. Melihat upaya penanganan sampah di Kota Batu melalui Sabers Pungli, Bamag LKKI menilai ada sebuah pola penyelesaian sampah yang bagus.
“Metode penilaian dengan cara wawancara, pengamatan lingkungan dan media serta pembanding daerah lain. Harapan kami ini dicanangkan oleh Presiden agar menjadi gerakan nasional. Memviruskan sesuatu yang baik,” terangnya.
Sabers Pungli yang ada di Kota Batu dinilai sangat kuat dampaknya. Sebagai gerakan sosial, Sabers Pungli sudah bergerak rutin membersihkan sampah dari sungai selama 95 minggu ini. Gerakan membersihkan sampah dari sungai itu, terutama di Sungai Berantas dinilai sangat berdampak besar karena ada 14 Kota yang airnya tergantung Kota Batu.
Sementara itu, Budi merasa terharu mendapatkan penghargaan sebagai Kapolres Pelopor Peduli Lingkungan. Sejak mengawali gerakkan ini, Budi tidak menyangka bahwa Sabers Pungli bisa mendapat perhatian serius dari YPPII Batu.
“Saya merasa haru. Saya sendiri tidak menyangka kegiatan ini sampai masiv. Ini semua karena kehadiran orang-orang kreatif di sekitar saya,” kata Budi.
Diceritakan Budi, gerakan Sabers Pungli yang ia inisiasi ini awalnya memang untuk meningkatkan kebersihan di Kota Batu, khususnya di kawasan jalur Sungai Brantas. Budi mengajak seluruh golongan untuk ikut serta bersama-sama membersihkan sampah di Sungai Brantas. Ia juga mengajak bawahannya, baik Poli dan Polwan.
“Saya ajak Polwan. Saya bilang ke mereka bahwa kamu anggun dan cantik. Tapi kecantikan itu tidak akan luntur ketika turun ke sungai,” ujarnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/kapolres-batu-akbp-budi-hermanto-yppi-batu.jpg)