Selebrita

20 Kata Bijak Milik Mendiang BJ Habibie yang Menginspirasi & Cocok untuk Status WhatsApp (WA)

20 Kata Bijak Milik Mendiang BJ Habibie yang Menginspirasi & Cocok untuk Status WhatsApp (WA)

Penulis: Frida Anjani | Editor: eko darmoko
TRIBUNNEWS/HERUDIN
20 Kata Bijak Milik Mendiang BJ Habibie yang Menginspirasi & Cocok untuk Status WhatsApp (WA) 

SURYAMALANG.COM - Masyarakat Indonesia tengah diselimuti duka atas kepergian Presiden Indonesia Ke-3, Bacharuddin Jusuf Habibie atau akrab disapa dengan nama BJ Habibie.

BJ Habibie menghembuskan napas terakhirnya di usianya yang ke 83 tahun pada, Rabu (11/92019).

Presiden Indonesia Ke-3 tersebut akhirnya tutup usia setelah menerima perawatan sejak 1 September 2019 di RSPAD Gatot Subroto Jakarta.

s
20 Kata Bijak Milik Mendiang BJ Habibie yang Menginspirasi & Cocok untuk Status WhatsApp (WA) (IST)

BJ Habibie dikenal sebagai sosok cendekiawan di bidang Aeronautical.

Atas kontribusinya menciptakan pesawat N250 Gatotkaca sebagai pesawat buatan Indonesia pertama, Habibie mendapat julukan Bapak Teknologi Indonesia.

Selain itu, pria kelahiran Pare-pare ini juga dikenal sebagai seorang yang romantis.

Hal ini terbukti dengan kuatnya cinta yang dimiliki Habibie terhadap istrinya, Hasri Ainun Besari.

Setelah Ainun wafat, Habibie menuliskan kisah cinta mereka dalam buku berjudul "Habibie & Ainun" yang diterbitkan pertama kali pada 2010 lalu.

Buku ini kemudian diadaptasi menjadi sebuah film dengan judul sama pada 2012 dengan arahan sutradara Hanung Bramantyo dan Faozan Rizal.

BJ Habibie telah menginspirasi masyarakat Indonesia melalui kata-kata mutiara yang diucapkannya.

Bukti Keluarga BJ Habibie Keturunan Orang Hebat, Sang Cucu Berhasil Sukses Bukan di Bidang Politik

Berikut daftar20 quote atau kata bijak milik mendiang BJ Habibie yang menginspirasi dan cocok untuk dibuat status WhatsApp (WA):

1. "Tak perlu seseorang yang sempurna, cukup temukan orang yang selalu membuatmu bahagia dan membuat berarti lebih dari siapapun"

2. "Cinta itu keikhlasan, didalamnya tidak pernah mengenal paksaan ataupun rasa pelampiasan."

3. "Dulu saya takut sekali mati, tapi sekarang tidak karena yang pertama menemui saya adalah Ainun."

4. "Kalau kita saling percaya maka perjanjian dua hal saja cukup. Sebaliknya, kalau kita berdua tidak saling percaya perjanjian tertulis setebal buku pun tidak akan menolong"

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved