Nasional

Gara-gara Utang Rp 14.000, Pria Ini Bunuh dan Bakar Mayat Nenek 60 Tahun

Pria berinisial AA (20) membunuh dan membakar mayat Iyah (60) hanya gara-gara utang Rp 14.000.

Gara-gara Utang Rp 14.000, Pria Ini Bunuh dan Bakar Mayat Nenek 60 Tahun
Istimewa
Ilustrasi.

SURYAMALANG.COM – Pria berinisial AA (20) membunuh dan membakar mayat Iyah (60) hanya gara-gara utang Rp 14.000.

Jasad korban pembunuhan dan pembakaran ini ditemukan di gubuk yang terbakar di Garut pada Sabtu (16/9/2019).

Unit Resmob Polres Garut dan Polsek Banjarwangi menangkap AA di Kecamatan Cibiuk.

“Kami dapat informasi jika pelaku lari ke Cibiuk. Kami berhasil menangkap pelaku malam kemarin,” ucap AKP Maradona Armin Mappaseng, Kasatreskrim Polres Garut, Senin (16/9/2019).

Pelaku membunuh Iyak dengan cara membacok menggunakan golok.

Setelah tewas, korban dibawa ke gubuk, lalu dibakar dengan diselimuti injuk.

Jenazah korban pertama kali anaknya.

“Pelaku dan korban tinggal di satu desa tapi berbeda kampung saja. Tidak mereka punya hubungan keluarga,” katanya.

AA membunuh Iyah karena sakit hati. Pasalnya korban terus mengatakan jika ibu pelaku memiliki utang sebesar Rp 14.000.

“Ibu pelaku tidak membayar utang itu. Korban pun terus bicara ke korban soal utang itu,” ujarnya.

Kesal karena terus ditagih utang, pelaku kesal dan membunuh korban.

Saat ini pelaku telah berada di tahanan Mapolres Garut.

Polisi menyita golok yang dipakai membacok korban, sepasang sarung tangan kain warna putih, karung, sepatu bot, topi, dan ranting kayu bekas pembakaran.

Artikel ini telah tayang di tribunjabar.id dengan judul Terus Ditagih Utang Rp 14.000, Pemuda di Garut Tega Bunuh Nenek Iyah, Mayatnya Dibakar di Gubuk.

Editor: Zainuddin
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved