Arema Malang

Singo Edan Terancam Sanksi Terkait Pelemparan Botol di Laga Arema FC Vs Borneo FC

Singo Edan terancam sanksi terkait pelemparan botol di laga Arema FC vs Borneo FC di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang

Singo Edan Terancam Sanksi Terkait Pelemparan Botol di Laga Arema FC Vs Borneo FC
Hayu Yudha Prabowo
Arema FC vs Borneo FC di Stadion Kanjuruhan Kepanjen, Kabupaten Malang, Jumat (13/9/2019). 

SURYAMALANG.COM, KLOJEN – Singo Edan terancam sanksi terkait pelemparan botol di laga Arema FC vs Borneo FC di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Jumat (13/9/2019).

Dalam pertandingan itu, Aremania melempar botol ke lapangan saat pertandingan masih berjalan.

Aremania geram kepada wasit yang menganggap Hamka Hamzah offside.

Banyak pihak menilai Hamka Hamzah bebas offside karena lari dari belakang.

Selain itu, pelatih Arema FC, Milomir Seslija menilai seharusnya Singo Edan mendapat dua penalti.

Ternyata Arema FC hanya mendapat satu penalti.

Selain ada pelanggaran di dalam kotak penalti, pemain Borneo FC juga didapati handball di dalam kotak penalti.

Ketua Panpel Arema FC, Abdul Haris mengaku pasrah dan tidak dapat berbuat apa-apa terkait sanksi yang bakal kembali didapat Singo Edan.

Panpel hanya berharap Aremania tidak mengulang tindakan tersebut agar Arema FC bebas sanksi.

“Sejak awal kami sudah menjalankan SOP. Kami mewanti-wanti portir, dan koordinasi dengan pihak keamanan, tapi ada beberapa suporter yang tidak dapat menahan diri.”

Halaman
12
Penulis: Dya Ayu
Editor: Zainuddin
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved