Selasa, 9 Juni 2026

Kabar Surabaya

Penumpang Ojek Online Diantar Gratis Malah Tusuk Punggung Driver dan Rampas Handphone

#SURABAYA - Penumpang Ojek Online Diantar Gratis Malah Tusuk Punggung Driver dan Rampas Handphone. Sejak awal, penumpang itu mengaku tidak punya uang.

Tayang:
Editor: yuli
ist
Deddy Juniar Rapsodi (22) warga Brebek, Waru, Sidoarjo, driver ojek online ditusuk pria tak dikenal di Jalan Dr Ir Soekarno, Mulyorejo, Surabaya, Minggu (15/9/2019). 

SURYAMALANG.COM, SURABAYA - Deddy Juniar Rapsodi (22), driver ojek online asal Brebek, Waru, Sidoarjo, ditusuk orang yang pura-pura meminta bantuannya di Jalan Ir Soekarno, Mulyorejo, Surabaya, Minggu (15/9/2019).

Ibunda korban, Dinda (44), menerangkan, awalnya Deddy mendapat orderan jasa antar dari pria tak dikenal itu.

Ia menuturkan, sekitar pukul 22.00 WIB baru tiba mengantarkan penumpang ke lokasi tujuan di Jalan Kapas Krampung.

"Dia itu menurunkan penumpang di Kapas Krampung, CCTVnya juga ada, itu habis menurunkan penumpang," katanya di ruang tunggu ICU RSUD Dr Soetomo, Rabu (18/9/2019).

Setelah penumpangnya itu turun, ungkap Dinda, mendadak ada seorang pria yang menurut perkiraan anaknya berusia 50 tahun menghampiri Deddy.

Pria itu tampak mengenakan topi warna merah yang cenderung menutupi wajahnya.

Sadis! Pria Bertopi Merah Tusuk Punggung Tembus ke Paru-paru Driver Ojek Online asal Sidoarjo

"Lalu ada laki-laki setengah baya, ya sekitar 50 tahunan, pakai topi merah," tuturnya.

Pria itu, lanjut Dinda, meminta bantuan Deddy untuk diantarkan ke suatu tempat di kawasan MERR, Surabaya.

Pria itu mengaku ingin pulang ke rumah, lantaran tak memilik uang cukup untuk menyewa ojek online, pria itu meminta bantuan pada Deddy untuk mengantarkannya.

"Orang itu; Mas mau pulang ya, aku numpang mas mau pulang, tapi aku gak punya uang, gitu, mau naik gojek tapi gak punya uang. Ditanya anak saya; bapak mau kemana, ke merr, aku bisa numpang gak, diiyakan, iya pak gak apa-apa," tuturnya.

Lantatan iba, ungkap Dinda, Deddy mengiyakan permintaan itu dengan mengantarkan pria tersebut secara offline artinya tanpa perlu melalui proses pemesanan melalui aplikasi di ponsel.

"Diantar offline-an gitu, udah terus berangkat," jelasnya.

Selama perjalanan yang memakan waktu kurang lebih sejam itu, penumpang tak menunjukkan gelagat aneh ataupun mencurigakan.

Setibanya di belakang Gedung RSIA, pria itu minta turun di pinggir jalan.

Tak lama kemudian terjadilah insiden penusukan.

Halaman 1/2
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved