Minggu, 26 April 2026

Penyebab Perut Freddy Buncit Bikin Heboh, Dia Hamil Anak Laki-laki, Kehidupannya Kini Berubah

Kisah seorang bernama Freddy ini menjadi perbincangan banyak orang. Dia semula memeriksakan diri karena perutnya buncit, dan mengaku mengalami hal ane

Editor: Adrianus Adhi
BBC
Ilustrasi 

Suaranya juga lebih dalam, dan pada akhirnya dia melakukan operasi mengangkat dada dan hingga tampak benar-benar seperti pria pada umumnya.

Meski demikian Freddy selalu ingin memiliki anak sendiri, itulah alasannya dia tidak mengangkat rahim.

Namun dokter memperingatkannya bahwa testosteron akan membuatnya tidak subur.

"Jika Anda ingin memiliki anak sendiri, yang terbaik adalah membekukan sel telur sebelum denaturasi," kata dokter.

Akan tetapi proses rumit dan mahal, dan tingkat keberhasilan rendah membuatnya enggan melakukannya.

Setelah beberapa lama Freddy mulai berhenti menyuntikan testosteron, dan membuatnya menstruasi kembali.

Kemudian, dia membeli sperma yang diambil untuk proses IVF.

Cium Bau Gosong Saat Mau Buka Pagar, Pria Surabaya Ini Kaget Rumahnya Terbakar, Terdengar 2 Ledakan

Barbie Kumalasari Ngibrit Ketemu Fairuz A Rafiq Saat Satu Acara, Reaksi Sonny Septian Tak Terduga

VIDEO : Aurel Hermansyah dan Teuku Rassya Bicara Soal Misteri Hubungan Mereka, Pacaran Atau Temenan?

Pertama kali hasilnya gagal, namun dia melakukannya berkali-kali.

Namun, selama melakukan hal tersebut hasilnya tidak pernah diketahui, hingga suatu ketika jantungnya berdetak begitu cepat.

Ibunya menemaninya ke rumah sakit untuk melakukan USG-B di mana mereka mendengar detak jantung di dalam perut Freddy.

Perutnya semakin membesar setiap hari, bahkan orang asing yang tak tahu dia adalah wanita mengira perut buncitnya akibat bir atau minuman alkohol.

Siapa sangka pria tersebut hamil, dan mengandung anaknya sendiri.

Proses kehamilan sangat sulit, tetapi ini bukan yang paling menyakitkan bagi Freddy.

Freddy ketika menjalani pemeriksaan di dokter
Freddy ketika menjalani pemeriksaan di dokter (BBC)

Kehamilannya ini membuat dia kehilangan identitasnya, sehingga dia merasa keholangan dirinya.

Setelah menghentikan injeksi testosteron, tubuhnya perlahan berubah kembali ke feminisasi.

Sumber: TribunnewsWiki
Halaman 2/3
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved