Universitas Muhammadiyah Malang

Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) Launching Tiga Mobil Hemat Energi Berlaga di KMHE

Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) mengirim tiga mobil hemat energi untuk berlaga di arena Kontes Mobil Hemat Energi (KMHE) tingkat nasional.

Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) Launching Tiga Mobil Hemat Energi Berlaga di KMHE
sylvianita widyawati
Tiga mobil hemat energi Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) yang akan berlaga di KMHE (Kontes Mobil Hemat Energi) tingkat nasional di Universitas Negeri Malang (UM), Senin (23/9/2019). 

SURYAMALANG.COM, DAU - Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) mengirim tiga mobil hemat energi untuk berlaga di arena Kontes Mobil Hemat Energi (KMHE) tingkat nasional yang dilaksanakan Universitas Negeri Malang (UM). Launching dilakukan Senin (23/9/2019) di halaman rektorat UMM.

"Nikmati lomba ini. Maka kalian akan berjuang dan prestasi akan muncul sendiri," kata Dr Joko Widodo MSi, Asisten Rektor UMM bidang perencanaan dan pengembangan kemahasiswaan saat launching. Tiga mobil itu adalah di kategori urban listrik diwakili Mekatronic Team 1 dengan mobil Genetro UEV (Urban Electric Vehicle) 06.

Kemudian prototipe Barqun Speed EV (Electric Vehicle) 04 dan dikategori Urban Gasoline diwakili Srikandi Team dengan mobil Hrusangkali. Mobil Srikadi Team kini juga lebih cerah dengan warna pink gelap dan diberi air brush panah yang jadi senjata Srikandi. Pada KHME tahun lalu, tim ini mendapat prestasi di desain dan estetika terbaik saat dilaksanakan di Universitas Negeri Padang.

Novita Maqfiratus, driver Srikandi Team menyatakan sudah berlatih di areal Dome UMM sebelum lomba. "Tim kami cewek semua," jelas mahasiswa Teknik Mesin Fakultas Teknik UMM. Pembentukan tim ini untuk pembuktian bahwa mereka juga bisa sebagai minoritas di Teknik Mesin. Persiapan ke lomba termasuk kesehatan. "Yang penting juga jaga kesehatan karena kami sering latihan," kata dia.

Namun hasil latihan dirahasiakan. "Capaiannya sudah dapat hasil," jawabnya. Dalam tim ini ada tujuh cewek. Mereka juga berbagi tugas. Misalkan saat pengerjaan, perubahan body, perubahan mesin dan komponen-komponennya. Novita mengaku belajar mengendarai mobil saat tahun lalu untuk KMHE 2018.

Sedangkan M Jupri ST MT, pembina LSO Mekatronik UMM, menambahkan, apa yang kurang di event sebelumnya dievaluasi.

"Kalau ada komponen yang sudah menurun ya diganti baru," jawabnya. Perubahan mencolok lainnya adalah semua mobilnya dua pintu. Joko Widodo juga memuji regenerasi di FT sehingga tidak selesai begitu juara. Tapi selalu ada juara-juara lagi. Sehingga tak hanya menjadi kebanggaan FT tapi juga UMM.

Penulis: Sylvianita Widyawati
Editor: yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved