Malang Raya

Antisipasi Demo Ricuh, Polisi Pasang Kawat Duri Sepanjang 30 Meter di Depan Gedung DPRD Kota Malang

Petugas memasang kawat berduri sepanjang 30 meter di depan gedung DPRD Kota Malang, Kamis (26/9/2019).

SURYAMALANG.COM/M Rifky Edgar
Petugas memasang kawat berduri sepanjang di depan gedung DPRD Kota Malang, Kamis (26/9/2019). 

SURYAMALANG.COM, KLOJEN - Petugas memasang kawat berduri sepanjang 30 meter di depan gedung DPRD Kota Malang, Kamis (26/9/2019).

Pemasangan kawat berduri tersebut untuk mengantisipasi apabila ada kericuhan saat demonstrasi berlangsung.

“Kami hanya berjaga-jaga apabila nanti ada kericuhan lagi,” ujar AKP Nunung Anggraeni, Kasatbinmas Polres Malang Kota kepada SURYAMALANG.COM.

Nunung menjelaskan fungsi kawat berduri tersebut juga untuk menghalau massa agar tidak masuk ke dalam gedung DPRD Kota Malang.

Petugas tidak memasang kawat berduri saat demontrasi yang berujung kericuhan pada Selasa (26/9/2019).

“Saat demo hari pertama yang massanya banyak kan kondusif. Kami kira demo hari kedua juga kondusif.”

“Ternyata tidak. Makanya sekarang kami berjaga-jaga agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan,” ucapnya.

Pantauan SURYAMALANG.COM, demonstran mulai berdatangan di depan gedung DPRD Kota Malang.

Mahasiswa berjumlah sekitar 50 orang mengenakan jas almamater warna cokelat.

Massa datang dengan membawa poster berisi pesan yang ingin disuarakan.

Sampai berita ini diturunkan, suasana demonstrasi berjalan kondusif dengan penjagaan penuh dari petugas keamanan.

Penulis: Mochammad Rifky Edgar Hidayatullah
Editor: Zainuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved