Kabar Jember

Polisi Jember Tangkap Shiraz Husein, Bos Toko Busana, saat Menikmati Sabu-sabu Bersama Wibianto

Polisi #Jember Tangkap Shiraz Husein, Bos Toko Busana, saat Menikmati Sabu-sabu Bersama Wibianto, warga Jl Bondoyudo Kelurahan Jember Lor, Patrang.

Polisi Jember Tangkap Shiraz Husein, Bos Toko Busana, saat Menikmati Sabu-sabu Bersama Wibianto
ist
Polisi Jember menangkap dua tersangka penyalahgunaan narkoba jenis sabu-sabu. Pertama, Shiraz Husein, warga Jl Mojopahit Kelurahan Sempusari Kecamatan Kaliwates, kedua Wibianto (48), warga Jl Bondoyudo Kelurahan Jember Lor Kecamatan Patrang. Polisi menangkap keduanya di rumah Shiraz saat mengkonsumsi sabu-sabu. 

SURYAMALANG.COM, JEMBER - Polisi Jember menangkap dua tersangka penyalahgunaan narkoba jenis sabu-sabu. Pertama, Shiraz Husein, warga Jl Mojopahit Kelurahan Sempusari Kecamatan Kaliwates, kedua Wibianto (48), warga Jl Bondoyudo Kelurahan Jember Lor Kecamatan Patrang.

Polisi menangkap keduanya di rumah Shiraz saat mengkonsumsi sabu-sabu.

Kapolres Jember AKBP Alfian Nurrizal saat rilis di Mapolres Jember, Senin (7/10/2019), menyebutkan, penangkapan keduanya berlangsung pekan lalu.

"Tersangka S dan W merupakan TO yang cukup lama. Keduanya sangat licin. Namun berkat penyidikan dari anggota, berhasil dilakukan penangkapan S dan W di rumah S di Jl Mojopahit. Ditangkap saat keduanya memakai sabu-sabu," ujar Alfian.

Dari tangan keduanya, polisi menyita sabu-sabu seberat seperempat gram, juga 7,5 butir pil ekstasi, alat pengisapan sabu-sabu, dan timbangan mini. Timbangan mini itu milik Wibianto. Karenanya, polisi menduga Wibi juga pengedar, tidak hanya pemakai.

Alfian menambahkan, dalam pengakuanya, Shiraz setahun terakhir mengkonsumsi sabu-sabu. "Kalau tersangka W mengaku antara 2 - 3 tahun memakai. Namun kami temukan timbangan mini dari tersangka W, sehingga patut diduga, dia juga menjadi pengedar," imbuh Alfian.

Dalam dunia usaha, Shiraz dikenal sebagai pemilik salah satu toko busana di Kabupaten Jember.

Kini Shiraz dan Wibi sudah ditahan di rumah tahanan Mapolres Jember. Polisi menjerat keduanya memakai Pasal 114 ayat (1) Sub Pasal 112 (1) Sub Pasal 132 Ayat (1) UU RI No 35 tahun 2009 tentang Narkotika.

"Ancaman hukumannya maksimal 20 tahun, dan minimal lima tahun," pungkas Alfian.

Penulis: Sri Wahyunik
Editor: yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved