Kabar Gresik

3 Pemuda Bermobil Avanza Sewaan Jalan-jalan di Gresik, Lihat 6 Kambing Langsung Diangkut

3 Pemuda Bermobil Avanza Sewaan Jalan-jalan, Lihat 6 Kambing Langsung Diangkut di Desa Ngawen Kecamatan Sidayu, Gresik.

3 Pemuda Bermobil Avanza Sewaan Jalan-jalan di Gresik, Lihat 6 Kambing Langsung Diangkut
ist
TERDAKWA MALING KAMBING - 1. Romadhoni (22), warga Desa Sukorejo Kecamatan Bungah, Gresik. 2. Fendi Pradiga Putra (25), warga Desa Sidorejo Kecamatan Bungah, Gresik. 3. Adam Irfiansyah (20), warga Desa Sukowati Kecamatan Manyar, Gresik. 

SURYAMALANG.COM, GRESIK - Tiga pemuda menyewa mobil Avanza S 1586 JS lalu jalan-jalan, ujung-ujungnya mencuri 6 kambing sekaligus di Desa Ngawen Kecamatan Sidayu, Kabupaten Gresik

Kambing itu milik Junariyah (47), warga Desa Asempapak Kecamatan Sidayu.

Sedangkan ketiga maling kambing itu adalah:

1. Romadhoni (22), warga Desa Sukorejo Kecamatan Bungah, Gresik

2. Fendi Pradiga Putra (25), warga Desa Sidorejo Kecamatan Bungah, Gresik

3. Adam Irfiansyah (20), warga Desa Sukowati Kecamatan Manyar, Gresik

Mereka mulai diadili di Pengadilan Negeri (PN) Gresik dalam sidang yang dipimpin hakim Eddy, Selasa (8/10/2019).

Jaksa A Ngurah Wirajaya menerapkan Pasal 363 Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP) tentang pencurian.

Disebutkan, para terdakwa beraksi pada 21 Juli 2019. Saat melihat situasi yang aman dan sepi, mereka mengangkat 6 kambing dan memasukkannya ke dalam mobil.

Namun, aksi tersebut diketahui oleh seorang warga. "Lalu kambing itu dilepas oleh para terdakwa," kata jaksa Wijaya. 

Saksi korban, Jumairiyah, mengatakan dirinya sempat lapor ke markas Polsek Sidayu. "Setelah saya laporan polisi, kambing saya kembali ke rumah," kata Jumairiyah.

Jumairiyah mengatakan, setiap hari kambingnya mencari ikan di lapangan desa tetangga yang jaraknya sekitar 1 kilometer.

"Biasanya jam dua belas siang, kambing saya balik ke kandang. Tapi pada saat jam pulang, kambing itu tidak ada," imbuhnya.

Sementara, Muhammad Mukhlas, penasehat hukum terdakwa, mengatakan, kasus pencurian ini tidak ada saksi yang mengetahui sehingga kambing sudah kembali utuh. Kedua pihak juga sudah berdamai.

"Sebenarnya sudah damai dari kedua belah pihak. Pihaknya menilai kasus ini dipaksakan. Lihat saja nanti dalam persidangan. Kita lihat hasil pemeriksaan terdakwa," kata Mukhlas.

Penulis: Sugiyono
Editor: yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved