Nasional

6 Momen Mencekam Kerusuhan di Wamena, Massa Bersenjatakan Panah, Parang dan Gergaji Rantai

Berikut kesaksian Abdul Muni, salah satu korban yang berhasil lolos dari kejaran massa soal enam momen mencekam kerusuhan di Wamena.

6 Momen Mencekam Kerusuhan di Wamena, Massa Bersenjatakan Panah, Parang dan Gergaji Rantai
AFP/VINA RUMBEWAS
6 Momen Mencekam Kerusuhan di Wamena, Massa Bersenjatakan Panah, Parang dan Gergaji Rantai 

SURYAMALANG.COM - Inilah enam momen mencekam kerusuhan di Wamena yang diceritakan oleh salah satu korban yang berhasil lolos dari kejaran massa

Abdul Muni, warga Dusun Durbugen, Desa Bungbaruh Kecamatan Kadur, Kabupaten Pamekasan, Pulau Madura, merupakan salah satu korban kerusuhan Wamena yang berhasil lolos dari kejaran massa.

Abdul Muni menceritakan momen mencekam saat kerusuhan di Wamena dari massa yang bersenjatakan senajata tajam hingga rumah-rumah warga yang masih dihuni dibakar. 

Abdul Muni, warga Dusun Durbugen, Desa Bungbaruh Kecamatan Kadur, Kabupaten Pamekasan, Pulau Madura, merupakan salah satu korban kerusuhan Wamena yang berhasil lolos dari kejaran massa.
Abdul Muni, warga Dusun Durbugen, Desa Bungbaruh Kecamatan Kadur, Kabupaten Pamekasan, Pulau Madura, merupakan salah satu korban kerusuhan Wamena yang berhasil lolos dari kejaran massa. (Kuswanto Ferdian)

1. Kerusuhan di Wamena Pada 25 September 2019

Abdul Muni menceritakan kerusuhan yang terjadi di Wamena pada 25 September 2019.

Saat itu pukul 09.00 WIT, ia sedang berada di dalam kios miliknya, Kampung Hom-Hom, Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Provinsi Papua.

2. Massa Bersenjatakan Panah, Parang dan Gergaji Rantai

Tiba-tiba, sejumlah massa datang dengan membawa panah, parang dan gergaji rantai (senso).

Lalu massa menebang sejumlah pohon yang tumbuh di pinggir jalan Kampung Hom-Hom dan menutup jalan dengan pohon yang sudah ditebang.

3. Membakar Rumah Pendatang

Halaman
1234
Penulis: Frida Anjani
Editor: Dyan Rekohadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved