Breaking News:

Kabar Tuban

6 Perkembangan Kasus Video Pelajar SMK Tuban, Polisi Tetapkan 4 Tersangka & Ditemukan Unsur Paksaan

6 Perkembangan Kasus Video Pelajar SMK Tuban, Polisi Tetapkan 4 Tersangka & Ditemukan Unsur Paksaan

Penulis: Frida Anjani | Editor: Dyan Rekohadi
Kolase SURYAMALANG.COM
6 Perkembangan Kasus Video Pelajar SMK Tuban, Polisi Tetapkan 4 Tersangka & Ditemukan Unsur Paksaan 

SURYAMALANG.COM - Video pendek berdurasi enam detik yang pemperlihatkan adegan dewasa yang dilakukan oleh pelajar beberapa waktu yang lalu berhasil mengegerkan Kota Tuban

Video adegan dewasa yang tersebar di media sosial Facebook tersebut diketahui dilakukan oleh pelajar SMK di Tuban

Kini, polisi telah menetapkan empat orang sebagai tersangka dalam kasus video pelajar SMK Tuban

Dalam penyidikannya, polisi juga menduga ada indikasi pemaksaan dari pihak cowok terhadap pihak cewek dalam melakukan adegan dewasa tersebut. 

6 Perkembangan Kasus Video Pelajar SMK Tuban, Polisi Tetapkan 4 Tersangka & Ditemukan Unsur Paksaan
6 Perkembangan Kasus Video Pelajar SMK Tuban, Polisi Tetapkan 4 Tersangka & Ditemukan Unsur Paksaan (IST)

Berikut enam perkembangan kasus video pelajar SMK Tuban yang berhasil wartawan SURYAMALANG.COM rangkum:

1.Polisi Tetapkan Empat Tersangka

Polres Tuban menetapkan empat tersangka kasus video viral pelajar SMK yang beradegan dewasa.

Video viral pelajar SMK beradegan dewasa itu melibatkan pelajar SMK negeri dan pelajar SMK swasta.

Dalam kasus ini polisi memeriksa delapan pelajar.

“Empat siswa ditetapkan sebagai Anak Berhadapan dengan Hukum (ABH). Mereka semua di bawah umur,” kata AKBP Nanang Haryono, Kapolres Tuban kepada SURYAMALANG.COM, Rabu (9/10/2019).

Empat pelajar itu terdiri dari dua siswa SMK swasta yang terjerat pasal pencabulan dan persetubuhan.

Sedangkan dua pelajar lain dijerat dengan UU ITE karena menyebarkan video asusila tersebut.

“Empat pelajar itu akan diberlakukan UU Anak. Meskipun statusnya sudah ABH, mereka tidak ditahan karena masih pelajar,” ujarnya.

Nanang menjelaskan proses peradilannya tinggal putusan pengadilan dan Balai Permasyarakatan (Bapas) Bojonegoro.

2. Ada Paksaan Kepada Pihak Perempuan

Polres Tuban memeriksa tujuh siswa SMK terkait video viral yang menampilkan pasangan pelajar SMK yang beradegan dewasa.

Polisi juga memeriksa dua pelajar yang melakukan adegan suami istri tersebut.

Dari hasil penyelidikan, diduga ada unsur paksaan yang dilakukan pemeran pria terhadap pemeran perempuan.

Kapolres Tuban, AKBP Nanang Haryono tujuh pelajar yang diperiksa itu berasal dari dua SMK di Tuban.

Sampai sekarang tujuh pelajar SMK itu masih menjalani pemeriksaan, termasuk visum dari rumah sakit.

“Kami akan sampaikan pemkembangan proses hukumnya,” kata Nanang kepada SURYAMALANG.COM.

Video berisi adegan ranjang pelajar SMK di Tuban, Jawa Timur, bikin heboh masyarakat dan viral di media sosial, terutama Facebook.

Video adegan hubungan suami-istri yang dilakukan pelajar Tuban ini tersebar di Facebook Rabu (2/10/2019) malam.

Dalam video itu terdapat identitas nama salah satu SMK dari kaos kaki yang dikenakan pelajar tersebut.

Hal inilah yang membuatnya viral di media sosial, khususnya di grup warga Tuban.

Di dalam sebuah kamar diperkirakan terdapat enam orang.

Rinciannya di atas kasur ada tiga orang, dua di antaranya melakukan adegan tidak senonoh tersebut.

Sedangkan tiga lainnya duduk di lantai yang diduga merekam video itu.

Terdengar suara dari seorang cewek: "Amin Ya Allah, Aku Ora Melu-Melu" (Amin Ya Allah, Saya tidak ikut-ikutan).

"Iya videonya pendek, tapi banyak yang dihapus sekarang, meski masih ada yang membagikan,"kata Khoirul, warga Tuban, Kamis (3/10/2019).

3. Kronologi Video Pelajar SMK Tuban Bocor di Media Sosial

Video panas berisi adegan ranjang pelajar SMK di Tuban, Jawa Timur, membuat heboh masyarakat setelah viral di media sosial, terutama Facebook.

Video adegan hubungan suami-istri yang dilakukan pelajar Tuban ini tersebar di Facebook Rabu (2/10/2019) malam.

Dalam video itu terdapat identitas nama salah satu SMK dari kaos kaki yang dikenakan pelajar tersebut.

Hal inilah yang membuatnya viral di media sosial, khususnya di grup warga Tuban.

Di dalam sebuah kamar diperkirakan terdapat enam orang.

Rinciannya di atas kasur ada tiga orang, dua di antaranya melakukan adegan tidak senonoh tersebut.

Sedangkan tiga lainnya duduk di lantai yang diduga merekam video itu.

Video viral pelajar SMK, dan Kapolres Tuban, AKBP Nanang Haryono
Video viral pelajar SMK, dan Kapolres Tuban, AKBP Nanang Haryono (Kolase SURYAMALANG.COM)

Meski dalam video tampak hanya ada 6 pelajar yang terlibat, nyatanya dalam pemeriksaan polisi memeriksa 7 orang siswa. 

Polisi sudah memeriksa tujuh siswa dari dua SMK di Tuban.

“Kami sudah memeriksa semuanya. Pemeran cowok dari SMK swasta, dan pemeran cewek dari SMK negeri di Tuban.”

“Sedangkan siswa lain ada yang menonton dan merekam,” Kata AKBP Nanang Haryono, Kapolres Tuban kepada SURYAMALANG.COM, Jumat (4/10/2019) .

4. Respon Polisi

Perlu diketahui, video mesum pelajar Tuban ini berdurasi enam detik.

Kasubag Humas Polres Tuban, IPTU Suganda mengatakan, pihaknya akan melakukan penyelidikan atas penyebaran video mesum yang diduga dilakukan pelajar Tuban.

Polisi akan mengecek kebenarannya apakah itu benar dilakukan siswa di Tuban atau tidak.

"Kita akan selidiki dulu, kita cek kebenarannya," Ujarnya dikonfirmasi, Kamis (3/10/2019).

Dia menjelaskan, akan mengidentifikasi pengunggah pertama pada grup akun Facebook warga Tuban tersebut.

Nanti tim cyber akan melakukan penyelidikan lebih dulu untuk memastikan kebenarannya. 

"Kita cek dulu, nanti tim cyber akan melakukan penyelidikan terkait siapa yang mengunggah pertama. Baru kita tahu apakah benar dilakukan pelajar Tuban atau tidak," Pungkasnya.

Hingga kini belum jelas siapa yang melakukan adegan tersebut.

Pasalnya pelaku pada adegan mesum itu tidak nampak wajahnya.

Namun terdapat identitas nama salah satu SMK dari kaos kaki yang dikenakan pelajar tersebut, hingga viral di grup warga Tuban.

5. Respon Sekolah

Kepala Sekolah SMKN 2 Tuban, Mujiono membenarkan jika yang ada dalam video itu merupakan siswanya.

Kini mereka sudah dibawa ke Polres untuk perkembangan data yang dibutuhkan kepolisian.

"Benar yang perempuan siswi saya, yang laki-laki dari sekolah lain," ujarnya dikonfirmasi, Kamis (3/10/2019).

Dia menjelaskan, siswinya merupakan pelajar kelas 1 atau kelas X.

Untuk yang cowok dari sekolah lain belum tahu jelas identitasnya.

Sementara siswanya tersebut masih di kepolisian didampingi sejumlah guru, baik dari wali kelas, kesiswaan maupun dari bimbingan konseling (BK), serta orang tuanya juga ikut. 

"Saat ini masih di kepolisian didampingi sejumlah guru, tadi polisi sudah ke sini juga. Untuk proses lanjut kita menunggu hasil dari Polisi," Pungkasnya.

6. Respon Pihak Dinas Pendidikan Tuban

Kepala Cabang Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kacabdin) Jawa Timur Wilayah Kabupaten Bojonegoro-Tuban, Adi Prayitno mengatakan, prihatin dan terkejut mendengar kabar video tak pantas yang dilakukan pelajar

Dia berharap, atas kejadian ini agar ada kerja sama yang baik antara pihak sekolah dengan orang tua murid.

"Pertama mendengar kabar ini saya prihatin dan terkejut," Ujarnya dikonfirmasi, Kamis (3/10/2019)

Lebih lanjut dia menjelaskan, agar orang tua murid memberikan tutur kata dan perilaku yang baik kepada anaknya saat di rumah.

Adi juga akan memberikan pembinaan terhadap sekolah yang terindikasi siswanya ada di video tersebut.

"Kalau benar itu dari salah satu sekolah, kita akan lakukan pembinaan, salah satu fungsi pendidikan kan melakukan pembinaan," Pungkasnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved