Kota Batu

Sosialisasi Stop BAB Sembarangan Libatkan Tokoh Beragam Agama di Kota Batu

Sosialisasi Stop BAB Sembarangan Libatkan Tokoh Beragam Agama di Kota Batu

Sosialisasi Stop BAB Sembarangan Libatkan Tokoh Beragam Agama di Kota Batu
.
https://facebook.com/suryamalang.tribun | SURYAMALANG.COM | IG: @suryamalangcom 

SURYAMALANG.COM, BATU - Kota Batu telah melalui tahap verifikasi Open Defecation Free (ODF) oleh Pemprov Jatim pada Agustus lalu. ODF maksudnya tidak buang air besar (BAB) sembarangan.

Selain Kota Batu, daerah yang diverifikasi oleh Pemprov Jatim melalui Dinas Kesehatan adalah Kabupaten Banyuwangi, Kota Kediri dan Kota Blitar.

Dijelaskan Kepala Dinas Kesehatan Kota Batu, drg Kartika Trisulandari saat ini Pemkot Batu tengah menyelesaikan sejumlah 300 jamban. Program itu diproyeksikan rampung akhir tahun ini.

"Kurang 300 itu diselesaikan tahun ini. 140 dialokasikan ke Dinas Kesehatan, selebihnya ke desa-desa sendiri. ODF artinya tidak buang air besar sembarangan," ujar Kartika, Rabu (9/10/2019).

Menurut Kartika, akses terhadap jamban di Kota Batu sudah layak. Namun brgitu, masih ditemui saja ada orang yang buang air besar di sungai.

Maka dari itu, perlu ada perubahan pola pikir dari masyarakat. Namun Kartika juga menyadari untuk mengubah pola pikir di tengah masyarakat tidaklah mudah.

Dinas Kesehatan Kota Batu akan merangkul Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB). Melalui tokoh-tokoh agama, ajakan akan hidup sehat khususnya tidak buang air besar disungai dapat dipahami masyarakat.

"Kami ingin saat tokoh agama ceramah disisipkan tentang kesehatan karena kami ingin perubahan perilaku. Masyarakat kita kan orang yang mempercayai suatu keyakinan, maka orang yang dipercayai itu akan diyakini. Seperti saat saya di Lombok, yang ngomong ya Tuan Guru," ujarnya.

Alasan lain, tokoh agama dapat mengumpulkan banyak orang. Sehingga sosialisasinya pun semakin besar dampaknya.

Sejauh ini daerah yang sudah mendapatkan sertifikat ODF di Provinsi Jawa Timur adalah Pacitan, Magetan, Kota Madiun, Pamekasan, Ngawi dan Lamongan. Dalam waktu dekat, Kota Batu diharapkan mendapatkan sertifikat juga. 

Penulis: Benni Indo
Editor: yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved