Kabar Magetan

Mengenang Soerjo, Gubernur Pertama Jatim asal Magetan yang Dibantai Kaum Komunis di Ngawi

Gubernur Khofifah ke makam Gubernur Suryo di Jalan Salak, Sawahan, Magetan.

Penulis: Doni Prasetyo | Editor: yuli
doni prasetyo
Gubernur Jatin Khofifah seusai meresmikan hasil pemugaran makam Gubernur Suryo di Jalan Salak, Dusun Sawahan, Kelurahan Kepolorejo, Kecamatan/Kabupaten Magetan, Jumat (11/10/2019). 

SURYAMALANG.COM, MAGETAN - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa berharap, Bupati Magetan  mengenalkan sosok Raden Mas Tumenggung (RMT) Ario Soerjo atau dikenal sebagai Gubernur Soerjo (Suryo), yang dibantai kaum komunis dan ditemukan jenazahnya di hutan wilayah Kecamatan Kadunggalar, Kabupaten Ngawi, Jatim.

"Saya berharap Bapak Bupati Magetan bisa mengenalkan jiwa kepahlawanan Gubernur Suryo kepada para pelajar dengan mengajak berziarah ke makam Gubernur pertama Jatim yang kelahiran asli Magetan ini," kata Gubernur Khofifah seusai meresmikan hasil pemugaran makam Gubernur Suryo di Jalan Salak, Dusun Sawahan, Kelurahan Kepolorejo, Kecamatan/Kabupaten Magetan, Jumat (11/10/2019).

Gubernur Khofifah sebelum melakukan tabur bunga, bersama jajaran dan sejumlah pejabat di Kabupaten Magetan melakukan upacara di depan gerbang makam Gubernur Suryo.

Kedatangan Khofifah di makam Soerjo yang pernah juga menjabat sebagai Bupati Magetan ke 15 ini, langsung disambut Bupati Magetan Suprawoto beserta unsur Forkopimda setempat.

Gubernur Soerjo dibantai kaum komunis sepulang dari Yogyakarta memenuhi panggilan Presiden Sukarno. Waktu itu Yogyakarta sebagai ibu kota Indonesia, sebelum akhirnya kembali ke Jakarta.

Diungkapkan Khofifah, Gubernur Suryo, salah satu pejuang kemerdekaan dan pencetus perlawanan arek-arek Surabaya melawan tentara Belanda, dan Gubernur Suryo ini yang memilih perang daripada menyerah kepada tentara Belanda pasca terbunuhnya Jenderal Mallaby oleh pejuang Indonesia.

"Kegigihan putra Magetan ini yang menolak menyerah dan meletakkan senjata kepada penjajah Belanda, dan memilih perang di Kota Surabaya," ungkapnya.

Sesuai catatan sejarah RMT Soerjo pernah menjabat sebagai Bupati Magetan 1938 - 1943, dan diangkat menjadi Gubernur Jatim tahun 1945 - 1947. Gubernur Soerjo ini merupakan pribumi pertama yang menjabat sebagai Gubernur Jatim.

Khofifah akan mengagendakan setiap tahun, saat Hari Ulang Tahun Provinsi Jatim, melakukan tabur bunga untuk menghormati, mendoakan serta memberikan penghargaan kepada Gubernur Jatim pertama ini.

"Tidak hanya itu, sosok kepahlawanan Gubernur Suryo agar tetap diingat akan sejarah dan pejuangan pahlawan besar ini,"   katanya.

Sebelum dilakukan pemugaran, kondisi makam Pahlawan Nasional ini sangat memprihatinkan. Hampir tidak banyak yang tahu sosok pahlawan besar ini, sehingga halaman makam penuh sampah dan kondisinya kumuh.

Hingar bingar setiap HUT Provinsi jatim dan Hari Pahlawan di Surabaya, tidak sampai mengingat sosok KRT Aryo Soerjo ini. Bahkan yang tabur bunga ke makamnya hampir tidak ada selain keluarga.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved