Breaking News:

Kabar Surabaya

Gubernur Khofifah Beri Penghargaan Jer Basuki Mawa Beya pada Kapolda, Pangdam, & Wakasal

Penghargaan yang diberikan yaitu penghargaan jer basuki mawa beya yang secara khusus diberikan pada tokoh yang memiliki kontribusi besar untuk Jatim

SURYAMALANG.COM/Sugiharto
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa saat memberikan penghargaan jer basuki mawa beya dalam perayaan ulang tahun Jawa Timur, Sabtu (12/10/2019) 

SURYAMALANG.COM, SURABAYA - Momen HUT Provinsi Jawa Timur yang ke 74 dijadikan momen oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa untuk memberikan penghargaan pada tiga tokoh forkopimda Jawa Timur, Sabtu (12/10/2019).

Khofifah memberikan penghargaan pada Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Luki Hermawan, Pangdam V Brawijaya Mayjend TNI Whisnoe PB dan juga mantan Pangkoarmada II Laksamana Madya TNI Mintoro Yulianto.

Penghargaan yang diberikan yaitu penghargaan jer basuki mawa beya yang secara khusus diberikan pada tokoh yang memiliki kontribusi besar untuk Jawa Timur.

Istri Anggota TNI AU yang Hujat Wiranto di Medsos Resmi jadi Terlapor, Pesannya Viral di WhatsApp

Ini Rincian 4 Perda yang Belum Disahkan Oleh DPRD Kota Malang, Mulai Perubahan RPH Sampai Soal Aset

Jam Tangan Rolex Terbukti Palsu, Barbie Kumalasari Dihukum Uya Kuya Nyanyi Pakai Kolor di Jalanan

"Penghargaan kami berikan kepada forkopimda inti di Jawa Timur ada Kapolda kemudian Pangdam kemudian Pangkoarmada 2 yang saat ini sudah menjadi Wakasal, kami menganggap forkopimda Jawa Timur sangat sinergi dalam membangun Jawa Timur," kata Khofifah usai upacara.

Misalnya dengan TNI, ia mnyampaikan untuk membangun sanitasi Jawa Timur sangat terbantu oleh peran korps berbaju hijau tersebut. Pasalnga sanitasi menjadi kunci indikator kesejahteraan.

"Kalau menggunakan TMMD ini kita bisa menhemat, biayanya sampai Rp 8 juta per MCK. Maka kita memaksimalkan ketika ada kejadian hepatitis A, kekeringan, maka yang kita intervensi adalah MCK berbasis rumah tangga. Ini peran TNI luar biasa," tegas Khofifah.

Kemudian juga program rumah tinggal layak huni yang dilakukan TNI dalam program TMMD. Sudah ada ribuan rumah tidak layak huni di Jawa Timur direhabilitasi dalam program TMMD.

Begitu juga dengan sinergitas Pangkoarmada 2. Pemprov secara khusus meminta bantuan Pangkoarmada 2 untuk membina generasi muda agar lebih cinta pada tanah air.

OSIS se Jawa Timur dikuatkan bangunan cinta tanah air dan kebangsaan oleh Pangkoarmada 2.

"Berikutnya Kapolda. Saya menyebut beliau sangat intens membangun komunikasi yang lintas - lintas. Forum Rektor,mahasiswa, Kyai, Serikat Pekerja dan bahkan pendukung kesebelasan, dan ulama serta ormas, semua diajak berkomunikasi bersilaturahmi," kata mantan Mensos ini.

Menurut Khofifah hal itu adalah upaya luar biasa. Khususnya upaya penyelesaian untuk membangun komunikasi lintas sektor itu sangat penting.

"Ini dibangun oleh Pak Kapolda. Beliau memberikan ruang pada kami untuk melakukan silaturahim sangat luas dan intensitasnya sangat tinggi," ucapnya.

Karenanya penghargaan ini diberikan sebagai apresiasi dan bentuk sinergitas yang baik antar forkopimda yang saling berkoordinasi untuk bisa mendukung untuk membangun Jawa Timur yang sejahtera.

Penulis: Fatimatuz Zahro
Editor: Dyan Rekohadi
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved