Selebrita
Derita Inul Daratista Nyanyi di Lokalisasi, Dipaksa Jadi PSK & Disekap di Batam, Perjuangannya Keras
Derita Inul Daratista nyanyi di lokalisasi, dipaksa jadi PSK dan disekap di Batam, perjuangannya untuk jadi pedangdut sukses sangat keras.
Penulis: Sarah Elnyora | Editor: Dyan Rekohadi
SURYAMALANG.COM - Derita Inul Daratista nyanyi di lokalisasi dan dipaksa jadi PSK (Pekerja Seks Komersial) jadi bagian dari kisah perjuangan suksesnya jadi pedangdut.
Inul Daratista mengaku saat itu dijebak dan diming-imingi bayaran besar, namun nyatanya Ia disekap di Batam.
Beruntung Inul Daratista bisa pulang dengan selamat karena perjuangan kerasnya dan menumpang kapal besar.
Melansir dari tayangan 'Ngopi Dara' Nia Ramadhani awalnya bertanya pada Inul Daratista mengenai perjuangan kerasnya menjadi pedangdut.
Kabarnya sebelum menjadi pedangdut sukses seperti sekarang, Inul Daratista pernah mengalami pelecehan seksual berupa ajakan berhubungan badan.

Saat itu Inul Daratista baru pertama kali merantau ke Jakarta tahun 2002.
Pelecehan seksual ini diterima Inul Daratista dari pencipta lagu dan produser pemrakarsa albumnya saat itu.
Tentu saja, ini jadi kebimbangan tersendiri bagi Inul Daratista yang pada waktu itu masih berusia sangat belia, bahkan belum menikah.
Sempat bingung dan dilema, akhirnya istri Adam Suseno itu menolak mentah-mentah ajakan bejat produser dan penulis lagunya itu.
Tak hanya kisah pilu tersebut, Inul Daratista juga menceritakan kalau dirinya pernah menjadi korban penyekapan di Batam.
"Katanya pernah disekap di Batam?" tanya Nia Ramadhani dikutip dari unggahan kanal YouTube 'TRANS TV Official' (29/10/2019).
"Mbak Inul perjuangannya banyak, ya?" sambung Nia Ramadhani.
Inul Daratista mengatakan kalau kala itu dirinya hanyalah seorang penyanyi kafe dengan bayaran Rp 20 ribu.
"Nyanyi jam 9 sampai jam 2 malam honornya cuma 20 ribu, terus diiming-imingin nyanyi di Batam dengan honor 100 ribu," terang Inul.
Ditawari menyanyi 10 kali show, Inul tergoda mendapatkan uang senilai Rp 1 juta dan nekat pergi ke Batam.