Senin, 20 April 2026

Nasional

Ledakan Septic Tank Tewaskan 1 Orang, Terdengar Hingga Radius 200 Meter, Mabes Polri Turun Tangan

Ledakan Septic Tank Tewaskan 1 Orang di Jakarta Timur, Terdengar Hingga Radius 200 Meter, Mabes Polri Turun Tangan

Editor: eko darmoko
Tangkap layar Kompas TV
Septic tank di sebuah rumah di Kavling O, RT16/03, Kelurahan Jatinegara, Kecamatan Cakung, Jakarta Timur, meledak hingga menewaskan satu orang, Senin (4/11/2019). 

SURYAMALANG.COM, JAKARTA - Satu orang tewas akibat ledakan septic tank di Jakarta Timur pada Senin (4/11/2019).

Tim Puslabfor Mabes Polri pun bergerak mendatangi rumah tempat septic tank itu berada, di Kavling O, RT16/03, Kelurahan Jatinegara, Kecamatan Cakung, Jakarta Timur, Rabu (6/11/2019).

Kedatangan Puslabfor Mabes Polri ini untuk mengambil sampel pada septic tank tersebut.

Sampel akan diperiksa di laboratorium sebagai bagian dalam penyelidikan.

Katim Puslabfor Mabes Polri Kompol Faisal mengatakan, di dalam septic tank mengandung gas metana dan karbon monoksida dari hasil penguraian bakteri pada kotoran manusia.

"Biasanya dari penguraian bakteri, itu dari kotoran manusia yang masuk ke septic tank lalu ada penguraian bakteri lalu menghasilkan gas. Ada gas CO dan gas metana yang kami akan periksa nanti," kata Faisal di lokasi, Rabu (6/11/2019).

Ada pun pemicu ledakan itu berasal dari koran yang dibakar dan dimasukkan ke dalam septic tank.

Petugas ingin memastikan tinja sudah selesai disedot.

"Korannya itu ada api dan dimasukkan ke dalam septic tank sehingga terjadi akumulasi panas di situ, jadi gas tiba-tiba membesar dan meledak sehingga menekan tutupnya septic tank-nya itu," ujar Faisal.

Faisal menambahkan, butuh waktu sekitar dua minggu untuk memeriksa sampel yang diambil tersebut di dalam laboratorium. (Dean Pahrevi)

Penjelasan LIPI

Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) memberikan tanggapannya terkait peristiwa meledaknya septic tank di Kavling Puri JIEP Blok O, Kelurahan Jatinegara, Kecamatan Cakung, Jakarta Timur, Senin (4/11/2019) kemarin yang menewaskan satu orang.

Peneliti dari Loka Penelitian Teknologi Bersih LIPI, Dr Neni Sintawardani, mengatakan hal tersebut terjadi karena proses alami yang terjadi di dalam septic tank.

“Ada proses alami yang terjadi di dalam septic tank," tutur Neni kepada Kompas.com, Selasa (5/11/2019).

"Proses pembusukan, atau fermentasi bahan organik atau tinja tanpa adanya oksigen," lanjutnya.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/4
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved