Malang Raya
10 Fakta Abdul Aziz Mahasiswa UB Hilang 11 Hari, Kesaksian Teman Kos & Gaya Hidupnya Sehari-hari
10 fakta Abdul Aziz Mahasiswa UB hilang 11 hari, kesaksian teman kos hingga gaya hidupnya sehari-hari.
Penulis: Sarah Elnyora | Editor: eko darmoko
SURYAMALANG.COM - Fakta-fakta Abdul Aziz Mahasiswa UB (Universitas Brawijaya) hilang 11 hari perlahan mulai terungkap.
Dari keterangan polisi, teman hingga keluarga Abdul Aziz, Mahasiswa UB hilang itu diketahui kecanduan game online.
Selain itu, Abdul Aziz juga sudah tidak kuliah di jurusannya Filkom sejak 2017 dan orangtuanya baru mengetahui.
Dari data yang berhasil dihimpun SURYAMALANG.COM, berikut 10 fakta Abdul Aziz, Mahasiswa UB yang hilang:
1. HP Tidak Bisa Dilacak

Polsek Karangploso mengkonfirmasi terkait adanya informasi orang hilang bernama Abdul Aziz warga Desa Rejoyoso Kecamatan Bantur, Kabupaten Malang.
Kapolsek Karangploso, AKP Effendi Budi Wibowo menerangkan, Abdul Aziz tinggal di sebuah kos yang berlokasi di Dusun Ketangi, Desa Tegalgondo Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang.
"Laporan sudah ditangani dalam bentuk laporan anak hilang. Kami sudah upaya ke temannya menanyai keberadaan tersangka. Termasuk HP milik Aziz ini kami lacak sudah tidak bisa dua-duanya," ungkap Effendi ketika dikonfirmasi Rabu (6/11/2019).
2. Keluarga Lapor 2 Minggu yang Lalu
Effendi menambahkan, pihaknya menerima informasi dari orang tua Aziz pada tanggal 26 Oktober 2019.
Agar cakupan pencarian Aziz lebih luas, Effendi menyarankan orang tua yang bersangkutan juga melapor ke Polres Malang.
"Pertimbangan Polres Malang punya cakupan lebih luas secara wilayah. Dari polsek, kami bikinkan keterangan orang hilang. Laporan masuk ke kami per tanggal 26 Oktober 2019," imbuh Effendi.
3. Kamar Kos Terbuka

Setelah mendapat laporan, Effendi menugaskan anggotanya untuk mengecek lokasi kos yang ditinggali Aziz.
"Kami sempat mendatangi kamarnya. Kami temukan kondisi pintu terkunci dari luar. Diduga ia keluar menggunakan sepeda motor dan baju yang melekat di bajunya," tutur Effendi.
Effendi menerangkan, sudah memintai keterangan kepada beberapa teman kos Aziz.
"Sementara kami meminta dari beberapa teman kos-kosannya. Termasuk bapak kosnya. Informasinya dia kecanduan game online. Dia (Aziz) tetap mendapat uang jatah perbulan dari orang tuanya. Kemungkinan selama ini ia malu dengan orang tuanya," kata Effendi.
4. Terakhir Kuliah Tahun 2016

Sementara, menurut keterangan Rendra Firmasyah, Kasubag Akademik dan Kemahasiswaan Filkom UB menyatakan Abdul Azis mahasiswa non aktif Filkom UB.
"Terakhir kuliah semester genap 2016," jelas Rendra pada SURYAMALANG.COM di ruang kerjanya
Jadi selama ini Abdul Azis hanya kuliah empat semester. Setelah itu tidak pernah mengisi RKS dan statusnya diblokir karena tidak ada keterangan apapun di kampus selama tiga tahun.
Saat semester genap 2016 Abdul Azis hanya mengambil tiga mata kuliah, yang lulus 1.
Semester sebelumnya ambil lima mata kuliah, yang lulus hanya 2-3 mata kuliah.
Saat orangtuanya datang ke kampus dan diberitahu mengenai hal itu, Senin (4/11/2019). Dari Filkom menindaklanjuti ke Advokesma BEM Filkom barangkali mengetahui keberadaan Azis agar memberitahu orangtuanya.
5. Orang Tua Baru Tahu
Ayah Abdul Azis Haji Mahfud, warga Desa Rejosoyo l, Kecamatan Bantur, Kabupaten Malang resah keberadaan anak kandungnya, Abdul Azis yang menghilang 10 hari terakhir.
Pamitnya ke keluarga, ia kembali ke Malang dan menyelesaikan skripsinya di Fakultas Ilmu Komputer (Filkom) Universitas Brawijaya (UB) Malang.
"Tapi saya kaget ternyata anak saya tidak aktif kuliah di UB sejak 2017 hingga kini," jelas Mahfud pada SURYAMALANG.COM, Selasa (5/11/2019). Ia sudah mendatangi kampus anaknya.
6. Transferan Uang Kuliah Selalu Lancar

Padahal selama ini Mahfud aktif memberi uang kuliah per semester Rp 4,5 juta dan uang bulanan untuk kos juga biaya hidup. Ia tidak tahu mengapa anaknya tidak terbuka pada keluarganya.
Data di Filkom UB, Azis adalah mahasiswa angkatan 2015 di prodi Teknik Informatika dan alumnus SMAN 1 Gondanglegi, Kabupaten Malang.
Selain itu yang membuat Mahfud khawatir adalah dua nomer HP anaknya sama sekali tidak bisa dihubungi.
7. Motor dan iPhone Tidak Ada
Mahfud juga sudah mendatangi tempat kos anaknya dan menemui kendaraan yang dipakai Abdul Aziz sehari-harinya motor Suzuki Satria FU bernopol N 2342 IP tidak ada.
Selain itu juga kardus dan HP Iphone di kosan juga raib.
"Dari ibu kosnya, diketahui terakhir kali melihat Azis pada Selasa pekan lalu," kata pemilik usaha tambang batu kapur di Bantur ini.
8. Tahu dari Medsos
Info awal "hilang"nya Abdul Azis diketahui keluarga dari status sosial media teman Azis yang menulis tolong dan ternyata dua HP Azis tidak aktif.
"Sebagai orangtua, saya ya khawatir. Jangan-jangan ada apa-apa kalau saya lihat di youtube," papar Mahfud ayah Abdul Azis.
9. Harapan sang Ayah
Maka Abdul Azis dilaporkan ke Polsek Karangploso karena lokasi kosnya serta Polres Malang di Kepanjen.
"Mudahan-mudahan segera kembali," harap Mahfud ayah Abdul Azis.
10. Pribadi yang Tertutup

Abdul Azis kos di kawasan Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang. Ayahnya menyatakan memang anaknya sangat tertutup. Di satu sisi, Azis adalah harapannya untuk meneruskan usahanya.
"Pernah memang ia izin kerja ke onic game. Tapi saya larang. Sebab saya saja kekurangan tenaga. Kenapa malah dia harus mencari kerja," jawabnya.
Mahfud menyatakan dari sisi keluarga tidak ada masalah. Tapi apa anaknya pernah cerita tentang permasalahanya juga tidak pernah disampaikan. Untuk menggali ke teman-teman Azis dikatakan agak sulit.