Rabu, 15 April 2026

Malang Raya

Ketua DPRD Kota Malang Kaget Ada Kepengurusan Baru Pengelola Alun-Alun Mall

Ketua DPRD Kota Malang, I Made Rian, kaget saat mengetahui ada kepengurusan baru dalam pengelolaan Alun-Alun Mall.

SURYAMALANG.COM/Sylvianita Widyawati
Suasana Alun-Alun Mall Kota Malang. 

SURYAMALANG.COM, KLOJEN - Ketua DPRD Kota Malang, I Made Rian, kaget saat mengetahui ada kepengurusan baru dalam pengelolaan Alun-Alun Mall.

Padahal selama ini yang kerjasama Build Operate Transfer (BOT) adalah PT Sadean Intra Mitra Cooporation (SIMC) dengan Pemkot Malang.

"Sangat fatal. Apalagi kami tahunya dari media dan baru diketahui menjelang usai kerjasama," jelas Made pada SURYAMALANG.COM, Minggu (10/11/2019).

"Sebab sampai hearing antara Pemkot Malang dengan Komisi B lalu, dijelaskan bagian hukum masih belum mengetahui posisi di mana PT Sadean," sambungnya.

Harusnya jika ada perubahan itu, maka ada adendum dengan pemkot dan diketahui DPRD Kota Malang.

Tapi ia yakin dewan sebelumnya juga tidak tahu ada perubahan kepengurusan pengelola Alun-Alun Mall. Dikatakannya, idealnya hal ini mulai dibahas dua atau tiga tahun sebelum berakhirnya kerjasama.

"Bukan menjelang 15 November 2019," kata politisi dari PDIP ini.

Katanya, ini sebenarnya pelanggaran berat. Jika sudah terjadi, maka dewan hanya bisa gigit jari. Selain itu, lewat Komisi B juga sudah diminta PKS (Perjanjian Kerjasama) antara PT Sadean dengan Pemkot Malang saat itu.

"Tapi masih belum kami dapatkan sampai saat ini. Katanya ada kopiannya sih," jawab Made.

Ia berharap, dengan membaca isi PKS nya, maka bisa diketahui bagaimana sistem perjanjiannya jika usai 15 November 2019.

Apakah ada tenggang waktu atau langsung selesai. "Kita juga perlu tahu," kata dia.

Tenggang waktu 30 tahun kerjasama sangat lama. Bahkan, lanjutnya, sudah mencapai enam kali Wali Kota Malang.

Maka setelah diketahui ada kepengurusan baru, harus dipikirkan antisipasinya oleh Bagian Hukum Pemkot Malang.

"Yah tapi ini PR kami semua," ujar Rian.

Tapi bisa juga mengambil langkah ekstrim misalkan dengan menguasai Alun-Alun Mall. Sehingga penyewa harus keluar.

Sumber: SuryaMalang
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved