Kabar Tulungagung
RSUD dr Iskak Tulungagung Borong Penghargaan Rumah Sakit & Direktur Terbaik Dunia dari IHF
Bukan hanya dinobatkan sebagai rumah sakit terbaik, direktur, dr Supriyanto Dharmoredjo Sp.B, FINACS, M. Kes juga dinobatkan sebagai yang terbaik
Penulis: David Yohanes | Editor: Dyan Rekohadi
SURYAMALANG.COM, TULUNGAGUNG - RSUD dr Iskak Tulungagung borong penghargaan sebagai rumah sakit terbaik dunia versi International Hospital Federation (IHF), Jumat (08/11/2019).
Rumah sakit maupun direktur RSUD dr Iskak Tulungagung sama-sama mendapatkan penghargaan sebagai yang terbaik di dunia oleh IHF.
International Hospital Federation (IHF) mengganjar rumah sakit ini dengan Gold Award, dalam konggres dan penghargaan IHF ke-43, di Oman Convention and Exhibition Centre Muscat-Oman, Jumat (08/11/2019) kemarin.
Bukan hanya dinobatkan sebagai rumah sakit terbaik, sang direktur, dr Supriyanto Dharmoredjo Sp.B, FINACS, M. Kes juga dinobatkan sebagai direktur Rumah Sakit Terbaik sedunia.
• Hasil Skor Persib Vs Arema FC Adalah 3-0, Diberondong Gol Cepat di Babak Pertama
• Inilah Identitas Maling di Balik Video Viral Pencurian di Swalayan Singosari, Kabupaten Malang
RSUD dr Iskak Tulungagung mengalahkan negara maju dari Amerika, Eropa dan lain-lain untuk kategori Corporate Social Responsibility.
Menurut dr Supriyanto, penghargaan ini tidak lepas dari keberhasilan rumah sakit yang dipimpinnya, keluar dari masa-masa sulit belum terbayarnya klaim BPJS Kesehatan. Kesulitan ini juga dialami oleh rumah sakit lain di seluruh Indonesia.
Bahkan saat klaim belum dibayar oleh BPJS Kesehatan sejak lima bulan terakhir, rumah sakit ini masih mampu eksis tanpa goyah.
Termasuk memberikan pelayanan gratis kepada warga kurang mampu, nonkartu BPJS/KIS.
RSUD dr Iskak juga tidak punya utang Jasa medis maupun biaya opersasional, tanpa suntikan anggaran bermakna dari pemerintah Pusat maupun Daerah.
“Kami bahkan satu-satunya Rumah Sakit Rujukan Regional Indonesia yang tidak pernah mendapatkan dana pembinaan dari DAK Kementerian Kesehatan,” tutur dr Supriyono.
Doter Supriyanto mengungkapkan, pretasi ini juga ditunjang New Concept Hospital Management dipadukan dengan sistem Public Safety Centre (PSC).
Inovasi berbasis teknologi informasi PSC besutan dr Supriyanto ini menjadi andalan layanan kedaruratan medis warga Tulungagung.
PSC telah diadopsi oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI menjadi program nasional. Dengan PSC memungkinkan mengirim bantuan kedaruratan kepada masyarakat secara cepat, tepat dan akurat.
Bukan hanya masalah kesehatan, namun juga berkolaborasi dengan instritusi lain, seperti Kepolisian, Dinas Kebakaran, maupun Badan Penanggulangan Bencana Daerah.
“Layanan ini bisa diakses 24 jam, tanpa diskriminasi sosial, ras, agama maupun status ekonomi. Semuanya gratis bagi tidak mampu,” tegas dr Supriyono.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/direktur-rsud-dr-iskak-tulungagung-dr-supriyanto-dharmoredjo.jpg)