Internasional
Jadi Gelandangan 7,5 Tahun, Kevin Kembalikan Uang 247 Juta yang Tak Sengaja Ditemukan, Banjir Pujian
Jadi gelandangan 7,5 tahun, Kevin kembalikan uang 247 juta yang tak sengaja ditemukan, aksinya banjir pujian
Penulis: Sarah Elnyora | Editor: Dyan Rekohadi
SURYAMALANG.COM - Gelandangan bernama Kevin ini sangat 'kuat iman' ketika menemukan uang Rp 247 juta.
Pasalnya, Kevin justru berusaha mengembalikan uang tersebut lewat orang lain hingga akhirnya diamankan polisi.
Uang Rp 247 juta di dalam kantong kertas itu ditemukan Kevin di luar tempat penampungan makanan.
Kevin Booth diketahui sudah 7,5 tahun menjadi gelandangan atau tunawisma di Washington, Amerika Serikat.
Pada suatu pagi yang cerah Kevin menemukan kantong kertas berisi 17.000 dolar AS (Rp 247 juta).

Saat itu Kevin sedang mencari makan di Sumner Community Food Bank di Washington atau sebuah tempat penampungan makanan.
Sumner Community Food Bank sering dikunjungi Kevin untuk bertahan hidup yang di bangun oleh para sukarelawan.
Ketika hendak mengambil makanan, Kavin secara tidak sengaja menemukan uang di dalam kantong kertas di depan Food Bank.
Kevin mengakui saat itu Ia dihadapkan pada sebuah keputusan yang sulit.
"Saya harus memastikan (uang) itu nyata, dan itu nyata." Kata Kevin.

Dalam 45 menit, Kevin membawa uang itu sendiri dan dia menunggu sampai salah seorang wanita dari bank makanan muncul.
Kevin mencoba memberikan kantong kertas berisi uang itu pada wanita tersebut tanpa berkata sepatah kata pun.
Wanita yang tidak mengerti berkata, "Oke, tinggalkan di pintu belakang itu," sambil menunjuk ke pintu dan memberi tahu Kevin.
Kevin meninggalkan uang yang dia temukan di pintu belakang.

Menurut direktur eksekutif bank makanan, Anita Miller, seorang karyawan akhirnya datang untuk membuka bank makanan hari itu.
"Kami sangat, sangat, sangat terkejut. Kami hanya berpikir itu adalah makanan. Kemudian kami menyadari itu adalah sesuatu yang lain."
"Itu uang tunai 17.000 dolar AS dalam kantong kertas cokelat," kata Miller.
Kevin tahu dia melakukan hal yang benar.
Uang itu kemudian diserahkan kepada polisi di mana mereka akan memegang uang itu selama tiga bulan jika ada orang yang datang dan mengklaimnya.

90 hari kemudian, polisi mengembalikan uang itu ke bank makanan karena tidak ada yang mengakui uang itu dan Kevin diberi sebagian dari uang tersebut.
"Cerita ini mengembalikan semua iman kita kepada umat manusia."
"Ini juga menunjukkan bahwa orang-orang yang kehilangan tempat tinggal, juga melakukan banyak hal baik di luar sana walau mengalami masa-masa sulit," puji Miller.
Tindakan tanpa pamrihnya dipuji oleh kepala polisi juga.
Walau tidak mempunyai tempat tinggal dan makan dari pemberian sukarelawan, Kevin menunjukkan bahwa dia masih bisa menjadi pria baik yang jujur.
Kisah Gelandangan Mama Ecce
Selain Kevin, kisah gelandangan lain yang patut diacungi jempol juga terjadi di Kota Belopa, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan.
Gelandangan itu bernama Mama Ecce, yang sehari-hari bekerja sebagai pemulung.
Meski dalam kondisi ekonomi yang serba kekurangan, Mama Ecce tak tergiur dengan harta yang bukan miliknya.
Melansir dari Tribun Luwu, Mama Ecce menemukan uang dalam sebuah kantung plastik pada Minggu (24/2/2019).
Nominal uang yang ia temukan dalam plastik tersebut tak tanggung-tanggung yakni sekitar Rp 12 juta!
Uang sejumlah Rp 12 juta tersebut terdiri dari pecahan Rp 100 ribu dan Rp 50 ribu.

Mama Ecce menemukan plastik berisi uang tersebut saat mengais sampah di mini market Kota Belopa.
Seorang warga Belopa bernama Zulkifli membenarkan kejadian yang dialami Mama Ecce.
"Ibu ini dipanggil Mama Ecce. Dia temukan uang di tempat sampah Alfamart, dekat rumahku,"
"Pagi-pagi sekali dia (Mama Ecce) dapat itu uang. Karena keadaan masih sepi, dia simpan dulu," ujar Zulkifli seperti dikutip dari Tribunnews.com.
Tak ingin berlama-lama menyimpan uang tersebut, Mama Ecce langsung mencari informasi siapa pemiliknya.

Setelah mengetahui pemiliknya, Mama Ecce menitipkan uang tersebut pada seorang warga Belopa bernama Mulyadi agar bisa dikembalikan ke pemiliknya.
Rupanya, uang yang diwadahi plastik tersebut adalah milik Alfamart yang tak sengaja dibuang.
"Jadi dia serahkan ke Mulyadi untuk kembalikan itu uang. Uang ini milik Alfamart," sambung Zulkifli.
"Pegawai (Alfamart) tidak sengaja buang itu uang, karena plastik berisi uang berdekatan dengan sampah di meja kasir," tambahnya.