Kota Batu

Pemprov Jatim Gelar Workshop Startup Community bagi UMKM di Delapan Kota

Kepala Bakorwil III, Benny Sampir Wanto menjelaskan kegiatan yang dikemas dalam bentuk workshop itu berisikan bertujuan untuk peningkatan kualitas SDM

Pemprov Jatim Gelar Workshop Startup Community bagi UMKM di Delapan Kota
suryamalang.com
SURYAMALANG.COM 

SURYAMALANG.COM, BATU – Menghadapi perkembangan teknologi yang begitu cepat, masyarakat Jawa Timur didorong untuk bisa beradaptasi.

Dalam beberapa hari ini, Pemprov Jatim melakukan workshop startup community bagi pengusaha UMKM di 8 kota di Jawa Timur.

Kota Batu menjadi salah satu tempat terlaksananya workhsop yang digelar di Hotel Ciptaningati, Kamis (28/11/2019). Pesertanya berasal dari para pegiat UMKM di Malang Raya.

Kepala Bakorwil III, Benny Sampir Wanto menjelaskan kegiatan yang dikemas dalam bentuk workshop itu berisikan bertujuan untuk peningkatan kualitas SDM.

Benny juga menegaskan bahwa Pemprov Jatim akan melakukan mentoring setelah workshop dilaksanakan.

“Kegiatan ini merupakan program dari Gubernur Jatim untuk merangkul para pelaku usaha, khususnya anak muda melalui wadah Milenial Job Center (MJC). Tempatnya juga ada di Bakorwil 3 di Kota Malang,” terangnya, Kamis (28/11/2019).

Workshop kali ini mengangkat tema East Java Super Corridor (EJSC). Dikatakan Benny, Pemprov Jatim ingin mewadahi potensi anak muda di Jatim yang banyak bekerja sebagai freelance di Jatim saat ini.

“Kami juga berharap kegiatan ini dapat mengangkat potensi di wilayahnya sebagai startup," ujar Benny, Kamis (28/11/2019).

Delapan kota/kabupaten sebelumnya juga telah melaksanakan hal serupa. Benny menerangkan, ada 800 peserta yang mengikuti kegiatan karena setiap kota pesertanya 100 orang.

Delapan kota itu antara lain Pasuran yang mencakup Kabupaten dan Kota Pasuruan, Sidoarjo, Blitar yang mencakup Kabuapten dan Kota Blitar dan terakhir di Kota Batu yang mencakup Malang Raya.

Topik-topik yang dibahas antara lain hak intelektual, hak paten, dan hak merek. Workshop tersebut dipandu oleh pelaku startup, tim dari Kemenkuham dan Disperindag Provinsi Jatim.

"Untuk Kota Batu sendiri materi yang diangkat adalah video tourism. Ini penting agar dapat mengangkat potensi dan mengekspolre sektor wisata dan pertanian,” paparnya.

Benny menjelaskan, kawasan Malang Raya dikenal sebagai tujuan wisata. Kota Batu sendiri lebih spesifik dikenal dengan beberapa wisata buatannya. Selain itu, juga wisata pertanian yang memang menjadi basik kehidupan masyarakat Kota Batu.

Selain itu, workshop tersebut juga mengajarkan branding kepada peserta. Tema branding disesuaikan dengan kebutuhan daerah setempat.

Dari data yang dimiliki Diskumdag Kota Batu, saat ini ada sekitar 4000 pelaku UMKM yang terus bertumbuh seiringnya perkembangan pariwisata di Kota Batu.

Penulis: Benni Indo
Editor: eko darmoko
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved