Kota Batu

Rencana Pembangunan Unit Transfusi Darah (UTD) Meleset, Ini Komentar Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko

Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko mengatakan rencana pembangunan Unit Transfusi Darah (UTD) belum bisa dilakukan dalam waktu dekat ini.

Rencana Pembangunan Unit Transfusi Darah (UTD) Meleset, Ini Komentar Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko
SURYAMALANG.COM/Benni Indo
Kantor PMI yang terletak di Jl Kartini No 8, Kota Batu. 

SURYAMALANG.COM, BATU - Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko mengatakan rencana pembangunan Unit Transfusi Darah (UTD) belum bisa dilakukan dalam waktu dekat ini.

Meski sebelumnya pembangunan UTD telah direncanakan masuk dalam program prioritas RPJMD Kota Batu 2017-2022.

Hal itu disampakan Dewanti saat membuka Muskot PMI Kota Batu ke-4 di Balai Kota Among Tani, Kamis (28/11/2019).

Kendala yang saat ini dihadapi adalah belum adanya persyaratan yang memenuhi.

"Rencana pembangunan UTD untuk PMI Kota Batu belum disarankan. Pasalnya dari kajian Bappeda kebutuhan darah di Kota Batu tidak besar. Sehingga dalam waktu dekat ini disarankan untuk pengadaan bank darah saja," ujar Dewanti Rumpoko dalam sambutannya.

Ia menerangkan, untuk bank darah nantinya PMI bisa bekerja sama dengan Dinkes dan RS Hasta Brata selaku RS Provinsi dalam pelaksanaannya. Ini agar hasil dari donor darah oleh pendonor dapat disimpan di bank darah yang akan dimiliki di Kota Batu.

Hal senada juga juga disampaikan oleh Ketua PMI Kota Batu, Punjul Santoso. Persyaratan yang perlu dipenuhi, kata Punjul, di antaranya kebutuhan lokasi dan SDM. Maka dari itu, Pemkot Batu akan memfokuskan pembangunan Bank Darah.

Ia juga memaparkan dalam pendirian Bank Darah ini Pemkot Batu merencanakan realisasi pada 2020.

Pemkot Batu telah melakukan koordinasi dengan PMI Kabupaten Malang untuk bersinergi bersama dalam setiap kegiatan donor darah sementara ini.

"Dengan bersinergi, ke depannya PMI Kabupaten Malang bersedia meminjamkan peralatan UTD dan SDM untuk memenuhi kebutuhan donor darah di Kota Batu. Kemudian hasil darah yang didonorkan akan disimpan ke bank darah milik Kota Batu," beber Punjul.

Selain bank darah, Pemkot Batu atau PMI juga mendapat bakal mendapat fasilitas tambahan berupa satu mobil ambulance pada akhir Desember.

Fasilitas tersebut merupakan program CSR dari Bank Jatim. Ambulance tersebut merupakan tipe emergency dengan fasilitas seperti tabung oksigen, kotak P3K, infus, dan tenaga medisnya.

Penulis: Benni Indo
Editor: eko darmoko
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved