Kabar Kediri

Beredar Video Wali Kota Kediri Usir Utusan KONI Jatim, Abdullah Abu Bakar Angkat Bicara

Pada tayangan vidio terlihat Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar mengusir dua orang utusan KONI Jatim untuk keluar dari rumah dinas.

Beredar Video Wali Kota Kediri Usir Utusan KONI Jatim, Abdullah Abu Bakar Angkat Bicara
SURYAMALANG.COM/Didik Mashudi
Video wali kota Kediri usir perwakilan KONI Jatim. videonya jadi viral 

SURYAMALANG.COM, KEDIRI - Video berisi peristiwa pengusiran dua orang pengurus KONI Jatim yang mengaku utusan Gubernur Jatim beredar di media sosial instagram Info Kediri Raya.

Pada tayangan vidio terlihat Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar mengusir dua orang utusan KONI Jatim untuk keluar dari rumah dinas.

Vidio diawali Wali Kota Kediri membuka pintu rumah dinas memanggil petugas Satpol PP di pos jaga rumah dinas. Selanjutnya dua orang keluar dari rumah dinas.

Sempat tercetus pernyataan dari Imam Muklas,SH, pengacara keluarga Shalfa di vidio yang menyebutkan, "Berarti sampean nantang. Kita sudah baik-baik ngomong," ujarnya.

Selanjutnya Imam Muklas juga menyusul keluar ruangan menambahkan dengan nada tinggi. "Sampean datang baik-baik atas nama Bu Khofifah, menyampaikan baik-baik permintaan beliau, sampean mengucapkan seperti itu," tandas Imam Muklas.

Begitu geramnya, Wali Kota Kediri juga terlihat keluar ruangan lagi dan meminta petugas Satpol PP segera meminta dua orang utusan KONI Jatim untuk segera keluar dari halaman rumah dinas.

Sementara pada keterangan Info Kediri Raya, dua orang yang diusir utusan dari KONI Jatim yang diutus Bu Khofifah menjelaskan duduk perkara yang sebenarnya dan meminta maaf atas segala fitnah keperawanan sang atlet.

Namun utusan itu malah menantang membawa kasus ini ke pengadilan dan memfitnah lagi si atlet soal keperawananya di depan walikota, atlet dan keluarganya.

Akibatnya spontan Wali Kota Kediri dibuat geram dan langsung mengusir keluar dari rumah dinasnya.

Malahan mendengar penjelasan utusan KONI Jatim malah membuat atlet senam yang difitnah tidak perawan sampai pingsan.

Sementara Imam Muklas terlihat di tayangan vidio saat dikonfirmasi memohon maaf tidak bisa memberikan pernyataan terkait tayangan yang ada di vidio.

"Mohon maaf mas saya ngak bisa kasih nama (utusan KONI Jatim) karena untuk menjaga kondusifitas dan apresiasi Gubernur Jawa Timur dan Wali Kota Kediri," ungkapnya.

Penulis: Didik Mashudi
Editor: Dyan Rekohadi
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved