Kabar Surabaya

Disuruh Makan, Eh Tukang Pijat Asal Surabaya Ini Malah Mencuri HP Pemilik Rumah

Karena tawaran jasa pijatnya ditolak, Aris Aldiansyah (25) mencuri ponsel milik Topiyah (50) di Perum Griya Kebraon Utara III, Surabaya

Disuruh Makan, Eh Tukang Pijat Asal Surabaya Ini Malah Mencuri HP Pemilik Rumah
Istimewa
Ilustrasi. 

SURYAMALANG.COM, SURABAYA – Karena tawaran jasa pijatnya ditolak, Aris  Aldiansyah (25) mencuri ponsel milik Topiyah (50) di Perum Griya Kebraon Utara III, Surabaya, Jumat (29/11/2019) malam.

Kejadian ini bermula saat Aris mendatangi rumah korban di Perum Griya Kebraon Utara.

Aris sudah mengenal Topiyah karena sering memijatnya.

Namun saat itu Topiyah menolak dipijat karena sedang tidak ingin dipijat.

“Lalu korban menawari tersangka untuk makan di dalam rumah. Saat masuk ke dalam rumah, tersangka melihat dua ponsel tergeletak di ruanh tamu,” kata Iptu Wardi Waluyo, Kanitreskrim Polsek Karangpilang kepada SURYAMALANG.COM, Minggu (1/12/2019).

Tersangka langsung menggasak dua ponsel milik anak korban tersebut.

Dengan alasan akan memijat di tempat lain, tersangka langsung pergi meninggalkan rumah korban.

“Korban baru sadar ponselnya hilang saat tersangka sudah pergi.”

“Akhirnya korban melaporkan pencurian ini kepada kepada kami,” tambah Wardi.

Aris ditangkap di rumahnya dua hari kemudian.

“Saya pakai sendiri satu ponsel. Tapi satu ponsel lain, saya jual Rp 500.000.”

“Saya mencuri karena dia menolak untuk dipijat. Padahal saya butuh uang dan ingin punya ponsel android,” kata Aris.(Firman Rachmanudin )

Editor: Zainuddin
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved