Kabar Sumenep

Sepandai-pandainya Mucikari Menjajakan Wanita Bispak di Sumenep, Akhirnya Terendus Juga Oleh Polisi

Sepandai-pandainya Mucikari Menjajakan Wanita Bispak di Sumenep, Akhirnya Terendus Juga Oleh Polisi

Sepandai-pandainya Mucikari Menjajakan Wanita Bispak di Sumenep, Akhirnya Terendus Juga Oleh Polisi
Tribun Batam
Ilustrasi PSK 

SURYAMALANG.COM, SUMENEP - Polres Sumenep menangkap dua orang wanita mucikari di sebuah hotel di Kelurahan Bangselok, Kecamatan/Kota Sumenep, Madura pada hari Senin (2/12/2019) pukul 17.00 WIB.

Dua mucikari yang menjajakan wanita yang bisa dipake alias bispak itu bernama Fitria Agustina (40) dan Erni (36).

Keduanya yang sama-sama warga Desa Pamolokan, Kecamatan/Kota Sumenep berhasil ditangkap polisi akibat menjadi mucikari dengan memperoleh keuntungan.

Kasubag Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti Sutioningtyas membenarkan jika keduanya berhasil ditangkap dengan laporan polisi nomer LP/105/XII/2019/JATIM/RES SMP, tanggal 2 Desember 2019.

"Dua tersangka ini sebagai pelaku yang memperoleh keuntungan dari perbuatan cabul seorang wanita atau mucikari," kata Widiarti Sutioningtyas, Selasa (3/12/2019).

Mantan Kapolsek Kota Sumenep ini menceritakan motif keduanya, jika kedua tersangka mencarikan wanita apabila ada laki-laki yang ingin melakukan hubungan badan layaknya suami istri.

Jika sudah ada laki-laki atau pembeli tersebut, maka oleh mucikari ini disuruh menunggu di hotel dengan kamar yang telah ditentukan.

"Mucikari ini menjualnya pada laki-laki dengan menggunakan telepon," kata Widiarti.

Setelah tertangkap basah oleh polisi, diketahui peran dari tersangka mucikari bernama Fitria Agustina ini tugasnya menerima pesanan dari laki-laki yang ingin melakukan hubungan badan.

"Kalau tersangka ke dua (Erni) ini dalah menghubungi wanita yang akan melayani laki-laki tersebut, setelah itu tersangka menyuruh wanita yang akan melayani laki-laki tersebut langsung menuju hotel yang telah ditentukan untuk melakukan hubungan badan," jelasnya.

Dari kejadian tersebut, katanya, para tersangka memperoleh keuntungan masing-masing sebesar Rp 100 ribu.

Barang bukti yang diamankan dari keduanya, berupa satu unit HP merk OPPO warna gold, satu unit HP merk EVERCROSS warna hitam merah.

"Dan berupa uang sejumlah Rp 500 ribu," katanya.

Ditanya sudah berapa lama keduanya menjadi profesi mucikari di Sumenep, Widiarti Sutioningtyas hanya mengaku jika keduanya sudah lama dan tidak menjelaskan kenapa baru bisa tertangkap.

"Sudah lama beroperasi dan baru tertangkap kemarin," katanya. (Ali Hafidz Syahbana)

Editor: eko darmoko
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved