Breaking News:

Nasional

Bocor Isi Chat WhatsApp Mantan Kepsek Pada Siswi di Bali, Terselip Rayuan Maut Bak Mantan Pacar

Bocor Isi Chat WhatsApp Mantan Kepsek Pada Siswi di Bali, Terselip Rayuan Maut Bak Mantan Pacar

Penulis: Frida Anjani | Editor: Adrianus Adhi
Tribun Bali
Bocor Isi Chat WhatsApp Mantan Kepsek Pada Siswi di Bali, Terselip Rayuan Maut Bak Mantan Pacar 

Orangtua korban mengaku kaget atas apa yang dilaporkan anaknya perihal perilaku sang oknum.

"Kurang lebih isinya itu mirip mantan pacarnya (DNT)'" ujar seorang sumber, Selasa (3/2/2019) dikutipdari Tribun Bali dalam berita berjudul "BREAKING NEWS: Baru Pensiun Mantan Kepsek Kirim Rayuan Maut ke Sejumlah Siswa 'Mirip Mantan Pacar".

Kronologi kejadian bermula saat DNT nekat mengirimkan pesan singkat bernada rayuan kepada sejumlah muridnya saat masih menjabat sebagai kepala sekolah.

Hal ini lantas berhasil diketahui oleh para orangtua siswa, dan menuai protes.

Hingga pada Selasa (3/12/2019), DNT bersama pihak komite, dan orantua siswa diundang Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Buleleng, Gede Darmaja untuk dimintai klarifikasi.

Dari pantauan, DNT bersama pihak komite sekolah, dan sejumlah orangtua siswa mendatangi kantor Disdikpora Buleleng sekira pukul 14.00 wita.

DNT (tengah) bersama pengurus sekolah saat mendatangi kantor Disdikpora Buleleng, Selasa (3/11/2019) untuk memberikan klarifikasi. Seminggu yang lalu saat masih menjabat sebagai kepala sekolah, DNT nekat mengirimkan pesan singkat bernada rayuan kepada sejumlah siswanya.
DNT (tengah) bersama pengurus sekolah saat mendatangi kantor Disdikpora Buleleng, Selasa (3/11/2019) untuk memberikan klarifikasi. Seminggu yang lalu saat masih menjabat sebagai kepala sekolah, DNT nekat mengirimkan pesan singkat bernada rayuan kepada sejumlah siswanya. (TRIBUN BALI/RATU AYU DESIANI)

Pertemuan ini digelar selama satu setengah jam, dan tertutup dari awak media.

Seusai pertemuan, DNT bersama pihak komite sekolah kompak enggan memberikan komentar.

Demikian dengan para orangtua siswa, memilih untuk bergegas meninggalkan kantor Disdikpora Buleleng. "Ampura saya tidak bisa memberikan komentar," ucap DNT.

Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Buleleng, Gede Darmaja tidak menampii jika oknum kepala sekolah yang baru pensiun berinisial DNT telah mengirim pesan singkat bernada rayuan kepada sejumlah siswinya sejak seminggu belakangan ini.

Halaman
123
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved