Breaking News:

Persik Kediri

Manajemen Persik Kediri Kembali Panggil Pelatih Budiardjo Thalib Meskipun Kontrak Telah Habis

Manajer Persik Kediri, Beny Kurniawan menyebut sudah coba berkomunikasi dengan Budiardjo Thalib sebagai pelatih yang membawa Persik juara Liga 2 2019

Instagram/@persikfcofficial
Para pemain Persik Kediri saat masih bersama pelatih Budiardjo Thalib di masa menjelang final Liga 2 2019. Pelatih Budiardjo Thalib dipanggil kembali untuk memimpin tim di Celebration Game. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Ndaru Wijayanto.

SURYAMALANG.COM, SURABAYA - Manajemen Persik Kediri berencana akan memanggil kembali pelatih  Budiardjo Thalib yang telah dilepas karen akontraknya telah habis.

Budiardjo Thalib diminta untuk kembali memimpin tim Macan Putih, tapi bukan untuk mengarungi Liga 1 2020.

Pelatih asal Sulawesi Selatan itu diharapkan bisa memimpin Persik Kediri saat melawan Persis Solo dalam Celebration Game.

Persik Kediri Gelar Kirab dan Celebration Game, Undang Persis Solo di Laga Perayaan Juara

Madura United Menang Telak, Hasil Skor Kalteng Putra Vs Madura United Adalah 1-4

Peringatan Bagi Pemain Arema FC, Dilarang Keras Ladeni Permainan Keras PSIS Semarang

Seperti diberitakan sebelumnya, suporter pendukung Persik, Persik Mania akan menggelar acara Celebration Game sebagai perayaan Persik juara Liga 2 2019 dan promosi ke Liga 1 2020 di Stadion Brawijaya, Kediri, Minggu (8/12/2019).

Dalam acara ini tim Persik Kediri akan bertanding di hadapan pendukungnya sebagai laga perayaan gelar juara. 

Manajer Persik Kediri, Beny Kurniawan menyebut sudah coba berkomunikasi dengan Budiardjo Thalib sebagai pelatih yang membawa Persik juara Liga 2 2019.

Diketahui sebelumnya kontrak pelatih asal Sulawesi Selatan itu bersama Persik telah usai seiring dengan berakhirnya kompetisi Liga 2 2019 beberapa pekan lalu.

"Pelatihnya saat ini berada di Makassar dan sudah kita komunikasikan agar datang untuk ke Kediri," kata Beny Kurniawan saat jumpa di Sidoarjo, Jumat (6/12/2019).

Beny menambahkan situasi dari pelatih Budiarjo yang tak bisa menjadi pelatih kepala Persik di Liga 1 musim depan karena hanya memiliki lisensi B AFC.

Sementara itu regulasi Liga 1 mewajibkan minimal pelatih kepala memiliki lisensi kepalatihan A AFC.

"Dia ngomong ke saya kalau Februari (2020) mau sekolah ambil lisensi A, apakah nantinya dia di Kediri atau ke klub lain, belum ada kepastian," imbuh Beny.

Editor: Dyan Rekohadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved