Kabar Surabaya

Hasil Bahtsul Masail PWNU Jatim Soal Syarat Salat Jumat di Pusat Layanan Publik & Pusat Perbelanjaan

PWNU Jatim menegaskan hukum Salat Jumat di instansi pemerintahan, sekolah, pusat layanan publik, dan pusat perbelanjaan adalah sah

Hasil Bahtsul Masail PWNU Jatim Soal Syarat Salat Jumat di Pusat Layanan Publik & Pusat Perbelanjaan
SURYAMALANG.COM/Imam Taufiq
Ilustrasi. 

SURYAMALANG.COM, SURABAYA - PWNU Jatim menegaskan hukum Salat Jumat di instansi pemerintahan, sekolah, pusat layanan publik, dan pusat perbelanjaan adalah sah secara syar'i.

Keputusan tersebut merupakan hasil Bahtsul Masail di Pondok Pesantren Nurul Jadid, Probolinggo pada akhir November 2019.

“Tapi dengan catatan Salat Jumat itu minimal tiga orang jemaah laki-laki yang tinggal di sekitar tempat pelaksanaan Salat Jumat tersebut, baik tinggalnya itu secara permanen, secara domisili tetap atau tidak tetap,” ucap Ahmad Muntaha, Sekretaris Pengurus Wilayah (PW) Lembaga Bahtsul Masail Nahdlatul Ulama (LBMNU) Jatim kepada SURYAMALANG.COM, Sabtu (7/12/2019).

Bahtsul Masail ini dibuat untuk merespon banyaknya warga merasa kurang yakin dengan sahnya Salat Jumat di lingkungan instansi pemerintahan, perusahaan, sekolah, pusat layanan publik, maupun tempat belanja.

Dengan hasil Bahtsul Masail ini, PWNU Jatim berharap para ulama dan khatib dari NU lebih leluasa dan tidak ragu untuk mengisi khutbah Jumat di tempat-tempat tersebut.

“Kami merekomendasikan kepada pemerintah agar benar-benar menjaga fungsi masjid di instansi pemerintahan dan lainnya sesuai dengan kegunaan semestinya,” ujar Muntaha.(Sofyan Arif Candra Sakti)

Editor: Zainuddin
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved