Malang Raya
Kartika Affandi Berdandanan Limbuk untuk Menghibur Orang
Kartika Affandi memakai dandanan spesial limbuk saat menjadi model melukis bersama di Dialectic Galeri, Kota Malang
Penulis: Bella Ayu Kurnia Putri | Editor: Zainuddin
SURYAMALANG.COM, KLOJEN - Kartika Affandi memakai dandanan spesial limbuk saat menjadi model melukis bersama di Dialectic Galeri, Kota Malang, Senin (16/12/2019).
Bagi Kartika Affandi, Kota Malang termasuk kota nostalgia.
“Kota Malang termasuk nostalgia bagi saya dan bapak (Affandi).”
“Ketika akan melaksanakan perjalanan ke Bali pada tahun 1939, kami mampir di rumah teman bapak di Malang,” ujar Kartika.
Dalam acara tersebut Kartika berdandan spesial dengan dandanan Limbuk.
Dia mengaku berdandan seperti limbuk karena ingin menghibur orang-orang.
“Sekarang perempuan kelihatan hampir sama. Kenapa tidak puas dengan apa yang diberikan Tuhan?”
“Karakter setiap orang berbeda. Saya ini berdandan sendiri agar bisa menghibur orang-orang,” terangnya.
Limbuk merupakan tokoh pewayangan Jawa yang mempersonifikasikan rakyat jelata.
Limbuk digambarkan sebagai sosok yang berani mengkritik kebijakan pemerintah.
Kartika juga memakai anting cabai merah.
Menurut Kartika, anting tersebut dapat menghalau niat jahat.
Kartika berharap kegiatan ini dapat menginspirasi pelukis-pelukis lain untuk terus berkarya.
“Semoga mereka bisa terinspirasi untuk terus berkarya,” terangnya.
Melukis bersama model Kartika Affandi bisa mengguyubkan pelukis senior di Kota Malang.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/kartika-affandi-berdandanan-limbuk-untuk-menghibur-orang.jpg)