Breaking News:

Media Sosial

PNS Mabuk Ekstasi Senyum-senyum Setelah Tabrak 7 Pengendara, Kasus Lain Selfie Pasca Korban Tewas

PNS mabuk ekstasi senyum-senyum setelah tabrak 7 pengendara, kasus lain malah selfie pasca korbannya tewas.

Penulis: Sarah Elnyora | Editor: Adrianus Adhi
SURYAMALANG.COM/kolase Facebook/Jakarta Punye Cerite
PNS Mabuk Ekstasi Senyum-senyum Setelah Tabrak 7 Pengendara, Kasus Lain Selfie Pasca Korban Tewas 

Sehingga, guna membatasi dengan kendaraan lain, petugas berwenang memasang cone dengan tali agar jalur sepeda steril dari kendaraan bermotor.

Djoko Setijowarno mengatakan, jalur sepeda di Jakarta belum efektif dalam pembuatannya.

“Belum efektif, saya sudah keliling lebarnya hanya 1,5 meter rata-rata."

"Pokoknya selama di sini jalur sepeda masih seperti itu, tanpa adanya batasan fisik, agak sulit,” ujar Djoko.

Menurut Djoko, jalur khusus sepeda yang ideal memiliki lebar minimal 3 meter dengan separator fisik.

Sehingga jalur ini nantinya juga bisa dimanfaatkan oleh kendaraan listrik agar lebih aman beroperasi di Jakarta.

“Selain itu, kendala jalur sepeda ada pada hambatan samping seperti parkir-parkir di sekitarnya juga masih banyak," imbuhnya.

Ia juga berharap, petugas yang berwenang bisa menertibkan kendaraan bermotor yang berhenti di pinggir jalan.

"Belum lagi mobil dan motor yang berhenti di pinggir jalan, itu yang harus dibenahi juga,” tambah Djoko.

2. Selfie Setelah Tabrak Motor 

Sementara kasus serupa juga menimpa sekelompok wanita paruh baya alias emak-emak setelah menabrak motor. 

Sekelompok wanita ini viral di facebook sebab selfie setelah korban yang ditabraknya tewas. 

Dalam unggahan yang diposting akun Facebook bernama Awenx, terlihat beberapa foto terkait kecelakaan yang berlokasi di Tegal tersebut.

Di antaranya terdapat foto selfie lima orang emak-emak yang disebut pelaku insiden tersebut.

Foto selfie emak-emak usai tabrak orang hingga tewas viral
Foto selfie emak-emak usai tabrak orang hingga tewas viral (Facebook)

Tampak seorang wanita berkerudung berada di posisi depan untuk mengambil selfie di ruangan Polres Tegal, sementara keempat wanita berkerudung lainnya berada di kursi belakang.

Wajah mereka pun menunjukkan senyum sumringah layaknya sekumpulan emak-emak yang sedang mengambil foto selfie di hari biasa.

Padahal, mereka baru saja menabrak sepasang suami istri hingga tewas.

'Pada gak punya pikiran, klu keluarga dia yg kena, gmn tuh perasaan nya,' tulis @Desi Widar.

'Gak ada rasa bersalah malah selfie,' tulis @Siti.

'Kayak gak bersalah aja tu orang,' tulis @As Mawati.

'Otak kardus,' tulis @ Ronal.

Dilansir dari kanal Youtube Official iNews, pengemudi mobil Pajero bernomor polisi G 7799 MZ tersebut bernama Nurlaeli (56), warga Randugunting, Tegal Selatan, Kota Tegal.

Bukannya Menyesal, Emak-emak Ini Justru Berselfie dengan Muka Bahagia padahal Baru Saja Tabrak Pemotor hingga Tewas, Keterlaluan
Bukannya Menyesal, Emak-emak Ini Justru Berselfie dengan Muka Bahagia padahal Baru Saja Tabrak Pemotor hingga Tewas, Keterlaluan (Kolase Facebook)

Kemudian empat penumpangnya yaitu masing-masing Sri Purwanti, Umi Yulianti, Tri Widiawati dan Mar'atus Solikhah selaku pemilik mobil.

Sementara itu dilansir dari Tribun Jateng (13/12/2019) Kasat Lantas Polres Tegal AKP Faris Budiman menuturkan yang bersangkutan masih dalam tahap pemeriksaan.

"Dalam kronologi, pengemudi memang menabrak pengendara bermotor di depannya," jelasnya, Jumat (13/12/2019).

Pajero yang dikendarai Nurlaeli menabrak sebuah motor yang dikendarai padangan suami istri hingga keduanya meninggal dunia.

Namun, Kasat Lantas pun enggan berkomentar terkait foto selfie itu.

Dia hanya membenarkan bahwa Nurlaeli sempat diperiksa jajarannya pada Rabu dan Kamis (11/12/2019) dini hari di ruang Unit Laka.

Kecelakaan maut terjadi di Jalan Prof M Yamin, Kelurahan Pakembaran, Kecamatan Slawi, Kabupaten Tegal, Rabu (11/12/2019) kemarin sekira pukul 16.45 WIB.

Kecelakaan maut akibat tabrakan keras dari mobil Pajero bernopol G 7799 MZ itu terjadi tepat di depan SMPN 1 Slawi.

Diketahui, kecelakaan itu berawal dari laju Pajero yang oleng saat hendak menuju ke arah utara atau Kota Tegal.

Saat oleng, Pajero yang dikendarai Nurlaeli (56), warga Randugunting, Tegal Selatan, Kota Tegal itu akhirnya melaju tak terkendali ke kiri bahu jalan.

Akhirnya, Pajero tersebut menabrak sepeda motor tiger bernopol G 2789 JE yang sedang terparkir di pinggir jalan.

Tak sampai di situ, mobil Pajero itu pun menabrak motor lainnya yang sama sedang melaju ke arah utara.

Adapun motor yang ikut tertabrak itu Honda Vario dengan nopol G 4314 AFF milik Budi Prayitno (53).

Budi adalah warga Desa Pasangan RT 02/01, Kecamatan Talang, Kabupaten Tegal.

Budi bersama istrinya, Nurjanah (50) meninggal dunia.

Budi meninggal dunia seketika di TKP, sedangkan Nurjanah ikut menyusul suaminya saat dirawat di RSUD Dr Soeselo Slawi.

Sumber: Suar.id
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved