Malang Raya
Undangan pernikahan Berbahan Akrilik Sedang Jadi Tren di Surabaya dan Malang
Undangan pernikahan berbahan akrilik sedang menjadi tren. Akrilik adalah semacam plastik yang menyerupai kaca.
Penulis: Bella Ayu Kurnia Putri | Editor: Zainuddin
SURYAMALANG.COM, KLOJEN - Undangan pernikahan berbahan akrilik sedang menjadi tren.
Akrilik adalah semacam plastik yang menyerupai kaca.
Tapi, akrilik lebih lentur, ringan, dan tidak mudah pecah.
Marketing Trikarta Invitation & Souvenir Wedding, Rere mengatakan undangan pernikahan dalam bentuk akrilik mulai tren di Indonesia sejak 2019.
“Awalnya peminat lebih banyak di Surabaya, tapi sekarang juga banyak di Malang.”
“Ada puluhan pemesan per bulan,” kata Rere kepada SURYAMALANG.COM, Kamis (9/1/2020).
Rere mengatakan pergeseran tren undangan pernikahan memakai akrilik juga disebabkan perkembangan zaman.
“Sebenarnya tren dibuat pelanggan sendiri. Kalau mereka melihat memakai akrilik bagus, ya yang lain akan mengikuti.”
“Apalagi sekarang orang selalu ingin inovasi yang berbeda,” tukasnya.
Proses pembuatan undangan pernikahan menggunakan akrilik tidak jauh berbeda dengan proses pembuatan undangan berbahan kertas.
Baik akrilik dan kertas sama-sama butuh waktu satu pekan, tapi ini juga tergantung jumlah pemesanan.
Menurutnya, harga undangan pernikahan akrilik memang lebih mahal daripada undangan kertas.
“Akriliknya saja seharga Rp 35.000. Kalau undangan kertas, amplopnya bisa seharga Rp 25.000.”
“Tetapi semua tergantung dari kerumitan desainnya juga,” kata dia.
Undangan pernikahan menggunakan bahan akrilik memang terlihat lebih unik daripada undangan menggunakan kertas.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/contoh-undangan-pernikahan-berbahan-akrilik-yang-terlihat-bening-dan-pakai-tulisan-warna-emas.jpg)