Selasa, 28 April 2026

Malang Raya

Rumah Nenek Atun Segera Dibedah Pemkot Malang, Simak Pernyataan Wali Kota Sutiaji

SURYAMALANG.COM, KEDUNGKANDANG - Nenek Atun (73) memeluk Wali Kota Malang Sutiaji ketika rumahnya dikunjungi pada Minggu (12/1/2010) pagi

Penulis: Aminatus Sofya | Editor: eko darmoko
SURYAMALANG.COM/Aminatus Sofya
Wali Kota Malang Sutiaji saat bersama Nenek Atun di Dukuh Baran, Kelurahan Buring, Kecamatan Kedungkandang. 

SURYAMALANG.COM, KEDUNGKANDANG - Nenek Atun (73) memeluk Wali Kota Malang Sutiaji ketika rumahnya dikunjungi pada Minggu (12/1/2010) pagi

Nenek Atun berterimakasih sebab Pemkot Malang bakal membedah rumah reyot yang ditinggalinya.

“Terima kasih, Pak Wali,” kata Atun, dengan mata berkaca-kaca.

Atun tinggal di Dukuh Baran, Kelurahan Buring, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang seorang diri.

Suaminya telah meninggal dunia.

Rumah Atun memang sangatlah tidak layak.

Dindingnya terbuat dari bambu dan alasnya masih berupa tanah.

Rumah janda itu juga tidak dilengkapi fasilitas mandi cuci kakus (MCK).

Atun tidak begitu mengingat kapan dia mulai tinggal di rumahnya.

“Yang jelas masih ada suami dulu,” ucapnya.

Sutiaji mengatakan 18 rumah di Dukuh Baran termasuk milik Atun segera dibedah.

Bedah rumah ini merupakan program Pemkot Malang dalam mengentaskan kemiskinan dan menciptakan hunian layak bagi masyarakat tidak mampu.

“Tahun 2020 ini sudah bisa. Tidak usah nunggu PAK,” kata Sutiaji.

Salah satu syarat agar rumahnya dibedah adalah rumah tersebut berdiri di atas tanah pribadi.

Selain itu, pemilik rumah juga tidak mampu secara ekonomi.

Sumber: SuryaMalang
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved