Kabar Jember

Hendak Beli Senapan Angin di Jember, Pria Asal Banyuwangi Tewas Kena Letusan Senapan

M Irfan (27) tewas akibat kena letusan senjata api di ruang tamu rumah Mashuda (65) di Desa Garahan, Silo, Jember.

Penulis: Sri Wahyunik | Editor: Zainuddin
SURYAMALANG.COM/Sri Wahyunik
Samsul Arifin saat rilis di Mapolres Jember, Selasa (14/1/2020). 

SURYAMALANG.COM, JEMBER - M Irfan (27) tewas akibat kena letusan senjata api di ruang tamu rumah Mashuda (65) di Desa Garahan, Silo, Jember.

Warga Perkebunan Malangsari Desa Kebonrejo, Kalibaru, Banyuwangi itu datang ke Jember memang untuk membeli senapan angin.

Peristiwa itu bermula saat Irfan bersama Samsul Arifin, Muzamil Husein, dan Slamet bertamu ke rumah Mashuda pada Kamis (9/1/2020) malam.

Empat orang itu hendak membeli senjata angin ke Huda.

Mereka mengambil senapan angin di rumah Mashuda yang dipesan Slamet dan Muzamil.

Ketika berbincang, Muzamil bertanya apakah Mashud punya senapan angin jenis lain.

Lantas Mashuda mengambil dua pucuk senapan angin, lalu diserahkan kepada Slamet dan Samsul.

Saat menyerahkan senapan ke Samsul, Mashuda bilang bahwa ada pelurunya di dalam senapan itu.

Tiba-tiba Samsul kemudian menarik grendel senapan itu sehingga senapan angin siap diletuskan.

Tapi, Samsul menyandarkan senapan itu dalam posisi tegak lurus.

Tiba-tiba senapan itu hendak jatuh. Secara refleks Samsul memegang senapan itu.

Namun jarinya menekan pelatuk senapan itu. Tak pelak senapan angin itu meletus.

Nahas, letusan amunisi mengarah ke bagian muka Irfan.

Irfan langsung terduduk dan darah keluar dari bawah kelopak mata kanan.

“Saya langsung bawa dia ke Puskesmas,” ujar Samsul kepada SURYAMALANG.COM di Mapolres Jember, Selasa (14/1/2020).

Saat tiba di Puskesmas, Irfan dinyatakan meninggal dunia.

Kini polisi menetapkan Samsul sebagai tersangka. Polisi menangani kasus tersebut.

Sumber: Surya Malang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved