Kabar Surabaya

Nilai Ujian Nasional (NUN) Jadi Bobot Jalur Prestasi PPDB SMA Negeri di Jatim

Dindik Jatim memutuskan memasukkan Nilai Ujian Nasional (NUN) sebagai salah satu bobot pertimbangan di jalur prestasi PPDB 2020.

SURYAMALANG.COM/Mohammad Erwin
iswa SMAN 1 Gondanglegi, Kabupaten Malang 

SURYAMALANG.COM, SURABAYA - Dinas Pendidikan (Dindik) Jatim memutuskan memasukkan Nilai Ujian Nasional (NUN) sebagai salah satu bobot pertimbangan di jalur prestasi PPDB 2020.

Kepala Dindik Jatim, Wahid Wahyudi menjelaskan pihaknya akan memakai komposisi PPDB jenjang SMA/SMK  seperti yang ditentukan pusat.

Perinciannya adalah jalur zonasi minimal kuota sebesar 50 persen, jalur afirmasi minimal 15 persen, mutasi orang tua maksimal 5 persen, dan jalur prestasi sekitar 30 persen.

“Jalur prestasi untuk PPDB tahun 2020 ini punya alokasi lebih dibandingkan tahun 2019 yang hanya 15 persen.”

“Untuk jalur prestasi akan dibuat bobotnya, termasuk NUN nanti akan ada bobotnya dibandingkan prestasi akademik lain,” ujar Wahid kepada SURYAMALANG.COM, Selasa (14/1/2020).

Wahid mencontohkan siswa dengan juara baik akademik ataupun non akademik di tingkat kabupaten akan berbeda bobot prestasinya dengan tingkat provinsi ataupun nasional.

“Meskipun sekarang bukan penentu kelulusan, tapi UN masih berperan untuk melihat mutu pendidikan antar daerah,” lanjut Wahid.

Wahid menilai hasil UN juga menjadi parameter dalam penerimaan instansi negara, seperti TNI dan Akpol.

Sementara itu terkait petunjuk teknis PPDB, Wahid mentargetkan akan tuntas pekan ini dan dikonsultasikan pada kementrian serta gubernur.

“Nanti juknis tidak perlu pergub, kami juga masih harus konsultasikan hasil juknisnya ke Kemendikbud dan gubernur barangkali ada saran,” terangnya.

Penulis: sulvi sofiana
Editor: Zainuddin
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved