Malang Raya
23 Tim Sekolah Berkompetisi Di Lomba Konstruksi Jembatan di ITN Malang
Lomba Konstruksi Jembatan diiikuti oleh 23 tim dari siswa berbagai SMA dan SMK berbagai daerah, termasuk dari Kabupaten Singaraja, Bali.
Penulis: Sylvianita Widyawati | Editor: Dyan Rekohadi
SURYAMALANG.COM, LOWOKWARU - Kegiatan dari ECIVE (Education Civil of Engineering) ITN Malang dilanjutkan dengan lomba untuk siswa SMA dan SMK berupa lomba Konstruksi Jembatan (LKJ) dan lomba gambar teknik, Selasa (21/1/2020).
LKJ diiikuti oleh 23 tim dari siswa berbagai SMA dan SMK berbagai daerah, termasuk dari Kabupaten Singaraja, Bali.
"LKJ banyak diminati. Ada 23 tim. Setiap tim ada tiga orang," jelas Wahyu Bangkit Prasetyo Adi, Ketua Pelaksana pada SURYAMALANG.COM di sela lomba, Selasa (22/1/2020).
Peserta diberi bahan kayu balsa dan diberi waktu tiga jam pelaksanaan.
Jadi di lokasi lomba, peserta tinggal membuat konstruksi jembatan.
Salah satu tim yang ikut dari SMKN 3 Kota Surabaya. Menurut M Rafli, siswa kelas 11 program keahlian Bisnis Konstruksi dan Properti, sekolahnya mengirim tiga tim.
"Kami ikut karena berminat dan ingin mendapat pengalaman. Selain itu juga bisa belajar kerjasama tim untuk menyelesaikan tugas," kata Rafli pada suryamalang.com.
Timnya sudah berlatih selama tiga pekan. Sehingga bisa mengurangi kesulitan saat di lomba.
Dari tiga jam waktu yang disediakan, timnya bisa menyelesaikan 2,5 jam.
Ditambahkan Wahyu Bangkit, dalam penilaian dalam kuat dan ringan jembatan, konstruksi jembatan yang sudah dibuat oleh peserta akan dites dengan beban.
Semakin berat beban jembatan, maka makin tinggi nilainya. Dan semakin ringan jembatan, nilainya juga makin tinggi.
Sementara untuk lomba gambar teknik hanya diikuti enam peserta.
ECIVE juga telah membuat lomba kuat tekan beton yang diikuti 42 tim dari berbagai perguruan tinggi. Nanti yang lolos akan presentasi pada 7 Maret 2020.
"Jadi tim yang ikut sudah membuat sendiri beton di kampus mereka dan divideokan serta dikirim ke panitia," kata mahasiswa Teknik Sipil semester 5 ini.
Selain itu juga telah menyelenggarakan kegiatan kuliah tamu. Ia berharap dengan lomba-lomba buat siswa SMA dan SMK menjadikan mereka lebih mengetahui tentang dunia teknik sipil.