Kabar Jember
Tak Terima Istri Ditampar, Suami di Jember Menghunus Parang dan Terjadilah Pertumpahan Darah
Tak Terima Istri Ditampar, Suami di Jember Menghunus Parang dan Terjadilah Pertumpahan Darah
Penulis: Sri Wahyunik | Editor: eko darmoko
SURYAMALANG.COM, JEMBER - Seorang suami di Kecamatan Kalisat, Jember membacok saudara istrinya karena marah dan dendam.
Pembacokan itu membuat korban yang bernama Sujono (40) warga Desa Sukoreno Kecamatan Kalisat terluka parah.
Sujono masih dirawat di RSUD Kalisat, Selasa (21/1/2020).
Sementara pelaku pembacokan M Fauzi (26), warga Desa Sukoreno, Kalisat, kini sudah ditahan di sel Polsek Kalisat.
Pembacokan itu terjadi pada Senin (20/1/2020).
Menurut Kapolsek Kalisat AKP Sukari, pembacokan itu dipicu oleh dendam Fauzi kepada Sujono.
Fauzi marah setelah mendapatkan berita dari sang istri, jika dirinya telah ditampar oleh Sujono.
Istri Fauzi mengaku dimarahi dan ditampar oleh Sujono.
"Si istri ini cerita kepada suaminya atau pelaku. Dia marah dan akhirnya dendam.
"Kemudian kemarin mencari korban. Dia mencari di rumahnya namun tidak ketemu," ujar Sukari kepada SURYAMALANG.COM, Selasa (21/1/2020).
Fauzi lantas mencari Sujono di tempat kerjanya.
Ketika itu, buruh tani tersebut sedang memperbaiki plengsengan got di jalan kampung setempat.
Saat menemukan Sujono, Fauzi langsung mengayunkan parang yang dibawanya.
Sujono yang tidak menyangka mendapatkan serangan, tidak bisa mengelak.
Dia pun tersungkur dan bersimbah darah.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/tersangka-pembacokan-di-kecamatan-kalisat-jember.jpg)