Breaking News:

Malang Raya

Lapas Kelas 1 Malang Gandeng Universitas Negeri Malang Untuk Beri Keterampilan Kemandirian

Nota kesepahaman dilakukan antara Rektor UM Prof Dr Rofi'uddin MPd dengan Kalapas Agung Krisna.

SURYAMALANG.COM/Sylvianita Widyawati
Kegiatan MoU antara Universitas Negeri Malang (UM) dengan Lapas kelas 1 Malang, Rabu (22/1/2020). 

SURYAMALANG.COM, KLOJEN - Universitas Negeri Malang (UM) membuat MoU dengan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) kelas 1 Malang, Rabu (22/1/2020).

Nota kesepahaman dilakukan antara Rektor UM Prof Dr Rofi'uddin MPd dengan Kalapas Agung Krisna.

"Kami ingin membangun keterampilan kemandirian bagi warga binaan dengan menggandeng kampus," jelas Agung Krisna pada SURYAMALANG.COM usai kegiatan.

"Hari ini kami dengan UM, hari lain kami akan ajak perguruan tinggi lain agar berpartisipasi. Sebab kami tidak memiliki keterampilan itu. Yang kami punyai hanya tenaga keamanan, pengawasan dan administrasi," papar Kalapas baru ini.

Dikatakan, banyak pihak bisa memberi kontribusi selain perguruan tinggi.

Ia mencontohkan ada pengusaha gula yang memakai jasa warga binaan untuk menimbang gula dan mengemasnya.

Mereka juga mendapat bayaran. Selama tiga hari, terbungkus 5 ton gula.

"Jadi gulanya dibawa ke lapas. Juga ada tim QC untuk itu. Kelihatannya sederhana tapi bisa memberdayakan warga binaan," katanya.

Juga ada pengusaha sarung yang menjahitkan di lapas. Setelah dijahit, diberi label dan dibungkus dan kemudian dibawa oleh perusahaan itu.

Dikatakan, jika warga binaan nanti usai menyelesaikan hukumannya, ia berharap mereka bisa memiliki keterampilan. Kalau bisa yang bersertifikasi.

Halaman
12
Penulis: Sylvianita Widyawati
Editor: Dyan Rekohadi
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved