Breaking News:

Kabar Gresik

‘Selamat Datang Banjir di Kampoenk Baru’, Begini Cara Warga Sindir Penanganan Banjir di Gresik

Warga memiliki cara sendiri untuk menyindir pemerintah dalam penanganan banjir. Seperti yang dilakukan warga Desa Lowayu, Kecamatan Dukun, Gresik.

‘Selamat Datang Banjir di Kampoenk Baru RT 29/RW 08, Lowayu, Dukun, Gresik TH 2019/2020’. 

SURYAMALANG.COM, GRESIK – Warga memiliki cara sendiri untuk menyindir pemerintah dalam penanganan banjir.

Seperti yang dilakukan warga Desa Lowayu, Kecamatan Dukun, Gresik.

Sejumlah titik tergenang banjir sampai 20 sentimeter seusai diguyur hujan dua jam pada Senin (20/1/2020).

Sebagai bentuk protes, sejumlah pemuda membuat banner warna biru bertulis ‘Selamat Datang Banjir di Kampoenk Baru RT 29/RW 08, Lowayu, Dukun, Gresik TH 2019/2020’.

Kemudian warga membawa banner itu keliling titik yang dilanda banjir.

Seorang warga, Muhammad Syaifudin mengatakan ini merupakan bentuk sindiran terhadap penanganan banjir.

Menurutnya, biasanya banjir bisa surut bisa lebih dari satu hari.

Bahkan pada tahun lalu, banjir baru surut setelah tiga hari.

“Jika tidak ada tindakan nyata, maka warga akan terus dibayangi banjir. Tidak menutup kemungkinan banjir juga akan merendam rumah warga,” kata Syaifudin kepada SURYAMALANG.COM.

Warga lain, Muklas mengatakan aksi para pemuda Desa Lowayu ini sebagai bentuk kritik terhadap pemerintah untuk lebih serius menangani banjir.

“Ketinggian air lebih dari mata kaki. Aktivitas warga jelas terganggu,” kata Muklas.

Sementara itu, Camat Dukun, Fatah Hadi mengaku belum mendapat informasi terkait banjir di Desa Lowayu.

“Sekarang saya sedang cuti untuk umrah,” kata Fatah.

Selain Desa Lowayu, kawasan yang masih menjadi langganan banjir adalah Desa Sumput di Kecamatan Driyorejo.(Willy Abraham)

Editor: Zainuddin
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved