Breaking News:

Kabar Gresik

Warkop di Dukun Gresik Tawarkan Wanita Penghibur Asal Pantura, Tarif 120 Ribu Rupiah di Siang Bolong

Selain memberikan layanan free wifi. Warkop tersebut ternyata menyediakan jasa esek-esek. Sebanyak tiga wanita penghibur duduk di dalam warkop.

Editor: Dyan Rekohadi
SURYAMALANG.COM/Willy Abraham
Dua mucikari Hermin Hidayati (kiri) dan Karni (kanan) diamankan Satreskrim Polres Gresik, Jum'at (24/1/2020). 

SURYAMALANG.COM, GRESIK - Sebuah warung kopi yang berfungsi ganda untuk melayani para lelaki hidung belang di Desa Mbulangan, Kecamatan Dukun digrebek polisi, Sabtu (18/1/2020).

Praktek prostitusi di warung kopi di wilayah Gresik utara itu tidak luput dari pantauan Korps Bhayangkara yang akhirnya berhasil mengamankan mucikarinya.  

Warkop tersebut seperti warkop biasa. Kopi sachetan dipajang berjejer lengkap dengan gorengan.

Suami Istri Berdarah Dingin Bunuh Guru SMPN Jombang, Ajak Balita Saat Eksekusi & Beraktivitas Biasa

Sukadi Jadi Korban Tewas Peristiwa Tabrakan Mobil Polisi di Kota Malang, Keluarga Nyatakan Ikhlas

3 Pemain Asing Baru Arema FC Dijadwalkan Tiba 29 Januari di Malang, Lolos Verifikasi & Deal Harga

Selain memberikan layanan free wifi. Warkop tersebut ternyata menyediakan jasa esek-esek.

Sebanyak tiga wanita penghibur duduk di dalam warkop.

Mereka ditawarkan oleh seorang mucikari bernama Karni kepada para pengunjungnya.

Saat siang hari, Karni nekat menawarkan ketiga wanita tersebut mulai siang hingga malam.

"Kita amankan pukul 13.00 Wib, bersama buku catatan pengunjung," kata Wakapolres Gresik, Kompol Dhyno Indra Setyadi, Jum'at (24/1/2020).

Tersangka ternyata memiliki tiga buah kamar di belakang warkop tersebut.

Ketiga wanita yang ditawarkan adalah C daj A berusia 24 tahun, warga Lamongan dan S asal Nganjuk berusia 33 tahun.

Tarif yang ditawarkan tersangka sama.

Ketiga wanita penghibur ditawarkannya kepada lelaki hidung belang dengan tarif Rp 120 ribu. Tersangka hanya mendapatkan Rp 20 ribu.

"Kita amankan satu sprai warna merah muda dan ungu bermotif hello kitty, tissue bekas dan uang sebesar Rp 120 ribu," tuturnya.

Tersangka yang mengenakan baju berwarna ungu hanya menutupi wajahnya dan menghindari jepretan kamera di belakang polisi.

Tersangka berusia 58 tahun ini dijerat dengan pasal 296 KUHP dan pasal 506 KUHP ancaman hukuman pidana penjara paling lama satu tahun empat bulan. 

Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved