Breaking News:

Kabar Gresik

Jadi Muncikari di Gresik, Pemilik Warkop Ini Hanya Dapat Bagian Rp 20.000

Hermin Hidayati dan Karni hanya mendapat bagian sebesar Rp 20.000 dari setiap kali anak buahnya melayani pria hidung belang di Gresik.

Editor: Zainuddin
IST
Ilustrasi 

SURYAMALANG.COM, GRESIK - Dua mucikari Hermin Hidayati dan Karni hanya mendapat bagian sebesar Rp 20.000 dari setiap kali anak buahnya melayani pria hidung belang di Gresik.

Hermin dan Karni membuka jasa prostitusi yang ditutup warung kopi atau warkop di Desa Mbulangan, Kecamatan Dukun, Gresik.

Warkop tersebut terlihat seperti warkop biasa.

Warkop ini menyediakan kopi kemasan dan gorengan.

Pengunjung juga bisa menikmati wifi gratis selama berada di warkop.

Selain itu, ada tiga wanita penghibur yang siap melayani pengunjung.

Tiga wanita tersebut berinisial C (24), A (24), dan S (33).

Karni menawarkan tiga wanita tersebut mulai siang sampai malam.

 “Kami menggerebek warkop itu pada pukul 13.00 WIB. Kami menyita buku catatan pengunjung,” kata Kompol Dhyno Indra Setyadi, Wakapolres Polres Gresik kepada SURYAMALANG.COM, Jumat (24/1/2020).

Ada tiga kamar di belakang warkop tersebut.

Karni menjajakan setiap wanita penghibur itu seharga Rp 120.000 kepada pria hidung belang.

Untuk setiap transaksi, tersangka hanya mendapat Rp 20.000.

“Kami menyita satu seprai warna merah muda dan ungu, tisu bekas, dan uang sebesar Rp 120.000,” tuturnya.(Willy Abraham)

Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved