Keinginan Pelatih Arema FC Sudah Dipenuhi, Giliran Manajemen yang Menuntut Agar Prestasi Tim Bagus
SURYAMALANG.COM, KLOJEN - Manajemen Arema FC mengaku puas dengan pencapaian dalam merekrut pemain di musim 2020 ini.
Penulis: Dya Ayu | Editor: eko darmoko
SURYAMALANG.COM, KLOJEN - Manajemen Arema FC mengaku puas dengan pencapaian dalam merekrut pemain di musim 2020 ini.
Ruddy Widodo General Manager Arema FC mengatakan jika sebagian besar rekomendasi atau permintaan tim pelatih dalam membidik pemain dapat direalisasikan oleh manajemen.
"Musim ini hampir semua pemain lokal yang direkomendasikan oleh tim pelatih sudah berhasil kami dapatkan. Untuk rekrutmen pemain musim ini memang benar-benar kami serahkan ke tim pelatih. Pemain asing 100 persen wewenang Coach Gomez, untuk lokal 40 persen pelatih kepala dan 60 persen asisten pelatih," kata Ruddy Widodo, Minggu (26/1/2020).
Lebih lanjut pria asal Madiun itu menjelaskan, meski secara pencapaian dapat dikatakan berhasil, namun ia mengakui jika pada perjalanannya ada kendala-kendala yang akhirnya membuat pemain incaran tak bisa berlabuh.
Di antaranya, Arema FC harus melepaskan Makan Konate karena negosiasi nilai kontrak yang dinilai terlalu tinggi, Wawan Febrianto dan Ardi Idrus karena masih dipertahankan timnya.
"Hal demikian itu di luar kehendak kami. Beberapa pemain musim lalu sebenarnya juga kami pertahankan, namun mereka memilih pindah ke klub lain, kami juga tidak bisa memaksa," ujarnya.
Manajemen berharap dengan materi pemain yang didatangkan sesuai rekomendasi ini dapat benar-benar dipoles agar mampu mengangkat prestasi Arema FC yang sempat jeblok musim lalu.
"Ya harapan kami Coach Gomez dan tim pelatih bisa benar-benar membentuk tim ini menjadi tim yang bagus. Sebab kami benar-benar memberi kelonggaran dalam merekrut pemain. Target dari manajemen tim ini bisa Go Asia," tegas Ruddy.
Selain memberikan wewenang memilih pemain yang tak didapatkan oleh pelatih-pelatih Arema FC sebelum-sebelumnya, Mario Gomez juga menjadi pelatih termahal di sepanjang sejarah Singo Edan. Untuk itu wajar apabila target yang dibebankan pada pelatih asal Argentina itu cukup berat.