Breaking News:

Nasional

Pemain Futsal Putri di Tangerang Dinodai Pelatih 6 Kali, Modusnya Ancam Sebar Berita Tidak Perawan

Pemain Futsal Putri di Tangerang Disetubuhi Pelatih 6 Kali, Modusnya Ancam Sebar Berita Tidak Perawan

Instagram
Pemain Futsal Putri di Tangerang Disetubuhi Pelatih 6 Kali (ilustrasi) 

SURYAMALANG.COM, TANGERANG - Pemain futsal putri di Tangerang diduga disetubuhi sang pelatih yang berinisial R (33).

Sedangkan pemain futsal putri itu berusia 14 tahun, sebut saja namanya Jelita.

Kini, R sang pelaku sudah diciduk jajaran Polres Kota Tangerang karena melakukan tindak asusila kepada korban.

Jelita merupakan bagian dari tim futsal putri yang dilatih oleh R.

Kapolres Kota Tangerang, Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi mengatakan pelaku sudah 6 kali menggauli korban selama rentang waktu November 2019 hingga Januari 2020.

Jelita yang masih anak di bawah umur tak kuasa melawan kehendak tersangka R lantaran di bawah ancaman.

"Tersangka mengancam korban akan menyebarluaskan atau memberitahu banyak orang bahwa korban sudah tidak perawan," ujar Ade dalam keterangan tertulis, Rabu (29/1/2020).

Rilis penangkapan kasus pelatihan futsal setubuhi siswi 14 tahun di Tangerang, Rabu (29/1/2020)
Rilis penangkapan kasus pelatihan futsal setubuhi siswi 14 tahun di Tangerang, Rabu (29/1/2020) (Dok Humas Polresta Tangerang)

Jelita yang tidak tahan kemudian menceritakan semua kejadian asusila R kepada keluarga.

"Keluarga korban pun langsung melaporkan peristiwa itu ke polisi," ujar ade.

Setelah mendapat laporan, polisi langsung bergerak untuk meringkus pelaku R.

Pelaku berhasil ditangkap pada Kamis (23/1/2020) setelah sebelumnya tersangka mencoba melarikan diri ke Cianjur Jawa Barat.

"Namun saat kembali ke kediamannya di kawasan Cikupa, langsung kami tangkap," kata Ade.

Akibat perbuatannya, korban yang baru berusia 14 tahun kini mengalami trauma.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 81 Undang-Undang Perlindungan Anak dengan ancaman 15 tahun penjara serta pidana tambahan hukuman kebiri kimia.

Ade juga menyampaikan, akan terus melakukan pendampingan kepada korban sebagai bentuk trauma healing.

Editor: eko darmoko
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved