Dampak Suntik Whitening Mengubah Hidup Selvi Kitty, Putranya Idap Penyakit Langka, Kini Menyesal

Dampak suntik whitening mengubah hidup pedangdut Selvi Kitty, putranya idap penyakit langka, kini sangat menyesal.

Dampak Suntik Whitening Mengubah Hidup Selvi Kitty, Putranya Idap Penyakit Langka, Kini Menyesal
Suryamalang.com/kolase instagram.com/@selvikitty
Pedangdut Selvi Kitty dan Anaknya 

Alhasil penyakit Kawasaki sering disebut sebagai penyebab paling umum penyakit jantung pada anak.

Penyakit ini tidak langsung menular. Jika mendapat penanganan dini sebagian besar anak pulih dalam beberapa hari.

Gejala yang paling umum dari penyakit JKawasaki, melansir dari mypositiveparenting.org, adalah demam tinggi 38,3-39,4 ° C yang berlangsung lebih dari 4 hari.

Serta jika diberikan obat pereda demam pada umumnya, tidak respon alias tidak berpengaruh.

Gejala lain juga bisa terjadi dalam 14 hari sejak demam.

Dimana muncul masalah dengan jantung antara 10-14 hari setelah timbulnya gejala pertama.

Pada beberapa pasien mungkin bisa saja mengalami peradangan sendi, atau sakit antara akhir demam hingga sekitar hari ke-25.

Keseluruhan perjalanan penyakit ini dapat berlangsung hingga delapan minggu.

Untuk diagnosisnya sendiri penyakit Kawasaki sulit.

Dokter harus memutuskan berdasarkan kombinasi gejala dan tanda jika Si Kecil benar-benar menderita penyakit Kawasaki.

Biasanya dokter akan memberikan obat khusus sesuai diagnosis pasti yang telah ditentukan sebelumnya.

Akibat tingginya risiko komplikasi, anak kemungkinan besar akan dirawat di rumah sakit saat menerima perawatan awal.

Ini mungkin termasuk infus imunoglobulin IV (intravena) bersama dengan obat lain.

Pasalnya pasien yang terkena penyakit kawasaki membutuhkan banyak cairan untuk menghindari dehidrasi.

Ia mungkin juga diberikan aspirin selama beberapa minggu.

Jika tidak mendapatkan penanganan yang cepat dan tepat pasien tentunya berisiko terkena komplikasi.

Komplikasi yang ditimbulkan penyakit ini pun tak main-main yakni gangguan pada jantung.

Meskipun memang koplikasi penyakit kawasaki ini jarang terjadi, namun tetap saja harus diwaspadai.

Sebab komplikasi tersebut memicu peradangan pada pembuluh darah yang menyebabkan melemahnya dinding arteri yang menyebabkan penonjolan (aneurisma).

Bagian lain dari jantung yang dapat terlibat adalah selaput yang menutupi jantung, katup dan otot jantung.

Apalagi penyakit Kawasaki selama masa kanak-kanak juga telah dikaitkan dengan peningkatan risiko penyakit jantung di masa dewasa.

Untk itu bila bayi kita mengalami demam tinggi yang tak kunjung sembuh dan berlangsung lama, adabaiknya segera lakukan pemeriksaan ke dokter untuk mengurangi kemungkinan efek permanen.

Penulis: Sarah Elnyora
Editor: Adrianus Adhi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved