Breaking News:

Kota Batu

Hotel Alpines Batu Nunggak Pajak Sejak Mei 2019, GM Hotel Buat Pengakuan

GM Hotel Alpines Richard Turpyn saat dimintai keterangan mengakui memang beberapa bulan ini tidak pernah bayar pajak.

SURYAMALANG.COM/Benni Indo
GM Hotel Alpines kota Batu, Richard Turpyn 

SURYAMALANG.COM, BATU - Badan Keuangan Daerah (BKD) dan Kejaksaan Negeri Batu memperingatkan manajemen Hotel Alpines agar segera memenuhi kewajiban membayar pajak.

BKD dan Kejari Batu datang langsung ke Hotel Alpines lalu memasang spanduk dan sticker, Rabu (5/2/2020).

GM Hotel Alpines Richard Turpyn saat dimintai keterangan mengakui memang beberapa bulan ini tidak pernah bayar pajak.

Di Mana Aremania? Tiket Dijual Murah, Tapi Kanjuruhan Sepi saat Arema FC Uji Coba Lawan Semeru FC

Susunan pemain Arema FC vs Semeru FC di Stadion Kanjuruhan, Malang Rabu 5 Februari 2019

Suami Mencuri Jenazah Istri di Kuburan Lalu Diawetkan Agar Bisa Diajak Tidur Bareng Selama 17 Tahun

Namun Richard menegaskan kalau sebelumnya pihaknya sudah pernah membayar pajak.

“Kami memang beberapa bulan tidak membayar, bukan tidak pernah. Saya tidak ingat berapa bulan,” jelasnya, Rabu (5/2/2020).

Richard mengatakan, pihaknya mulai membayar pajak sejak April 2019.

Namun Richard mengaku tidak tahu berapa besaran pajak yang dibayar.

Richard banyak menjawab tidak tahu terhadap pertanyaan wartawan terkait besaran kewajiban pajak dan kendala pembayaran pajak.

“Memang sudah ada yang bayar tapi saya tidak tahu berapa jumlahnya karena karena saya bukan akuntan,” jelas Richard.

Richard mengatakan, tim dari Pemkot Batu dan Kejari Batu mendesak agar pihaknya segera menyelesaikan kewajiban pajak.

Kata Richard, pihaknya diberi waktu antara 14 sampai 30 hari untuk melunasi kekurangan.

“Ya pasti dalam waktu dekat ini akan kami selesaikan,” katanya.

Saat ini, Hotel Alpines mengoperasikan 70 kamar dari 142 kamar yang disediakan.

Kata Richard, pajak yang harus dibayarkan sebanyak 10 persen.

Kepala Seksi Perdata dan Tata Usaha Negara (Datun) I Nyoman Sugiarta mengatakan kalau Hotel Alpines tidak membayar pajak sejak Mei 2019.

Artinya, Hotel Alpines hanya membayar pajak sebulan saja karena Richard mengatakan mulai bayar pajak pada April 2019.

“Hotel Alpines tidak bayar pajak sejak Mei 2019,” tegasnya.

Namun Sugiarta tidak bisa menjelaskan besaran pajak yang ditunggal Hotel Alpines karena yang menghitung adalah BKD Kota Batu.

Dikatakan Sugiarta, Kejaksaan dan Pemkot Batu merupakan Tim Peningkatan Kepatuhan Pajak.

“Untuk kaitannya tindak lanjutnya, kami akan minta SK yang lebih khusus lagi untuk bisa melaksanakan bantuan hukumnya. SK-nya dari Pemkot Batu lalu ke Kejaksaan,” kata Sugiarta.

Kata Sugiarta, sejauh ini yang terpantau hanya Hotel Alpines saja yang terpantau tidak patuh pajak.

Sugiarta mengatakan, stiker dan banner baru dicopot jika Hotel Alpines memenuhi kewajibannya.

Penulis: Benni Indo
Editor: Dyan Rekohadi
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved