Peserta Tes CPNS Lolos Passing Grade SKD Belum Tentu Bisa Ikut SKB, Ini Rumus Kuota yang Berlaku

Tidak semua peserta SKD CPNS yang lolos passing grade SKD akan ikut tes Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) karena ada kuota terbatas berdasarkan rumus

Peserta Tes CPNS Lolos Passing Grade SKD Belum Tentu Bisa Ikut SKB, Ini Rumus Kuota yang Berlaku
tes CPNS
Suasana tes SKD CPNS Kemenkumham Jatim , Sabtu (8/2/2020) 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Sofyan Arif Candra Sakti

SURYAMALANG.COM, SURABAYA - Peserta tes CPNS yang mengikuti tes Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) sebaiknya berburu nilai terbaik bukan hanya mengejar lolos passing grade SKD.

Pasalnya dalam tes SKD kali ini akan menjaring CPNS berdasarkan peringkat terbaik. 

Tidak semua peserta SKD yang lolos passing grade SKD akan ikut tes Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) karena ada kuota terbatas yang didasarkan rumus perhitungan sesuai jumlah formasi tersedia. 

Gaji CPNS Baru Hanya 80 Persen dari Gaji PNS, Ini Besaran Gaji CPNS S1 dan D3 Versi Pemprov Jatim

Raja King of The King Pamer Saldo BNI Capai 720 Triliun Ternyata Bohong, Begini Penjelasan Bank

Pasien Dari Kediri Suspect Terjangkit Virus Corona, Dibawa Dengan APD Lengkap di RSUD dr Iskak

Tes SKB hanya diikuti peserta yang jumlahnya 3 kali jumlah formasi tersedia.

Pesan serupa bagi peserta tes SKD disampaikan Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Jawa Timur Nur Cholis.

Nur Cholis meminta seluruh peserta tes CPNS yang mengikuti tes Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) mengerjakan soal dengan sebaik-baiknya.

Hal ini ditekankan Nur Cholis karena banyak peserta yang hanya mentargetkan diri untuk lulus passing grade SKD.

Padahal lulus passing grade SKD belum tentu bisa mengikuti tes Seleksi Kompetensi Bidang (SKB).

"Lulus passing grade SKD tidak menjamin dia untuk bisa mengikuti SKB," ucap Nur Cholis, Sabtu (8/2/2020).

Nur Cholis mengatakan setelah peserta tes CPNS menyelesaikan tes SKD, panitia akan mengambil peserta yang lolos passing grade lalu dirangking.

Setelah itu akan berlaku rumus, jumlah peserta yang mengikuti SKB adalah tiga kali jumlah formasi.

"Jadi dilihat kebutuhan formasinya berapa, kalau formasinya 2 lalu dikalikan tiga adalah 6 jadi yang berhak mengikuti SKB adalah peserta dengan rangking 1 sampai 6 teratas," kata Nur Cholis.

Aturan tersebut, jelas Nur Cholis berlaku bukan hanya di Jawa Timur tapi juga seluruh Indonesia.

Editor: Dyan Rekohadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved