Piala Gubernur Jatim
4 Fakta di Balik Laga Persebaya Vs Bhayangkara FC, Mulai Penalti Gagal sampai Kualitas Sang Murid
Persebaya kalah 0-1 dari Bhayangkara FC dalam laga lanjutan Grub A Piala Gubernur Jatim 2020 di Stadion Gelora Bangkalan
“Secara keseluruhan, dia bermain bagus. Skill dan kualitasnya tidak ada masalah,” terang Aji Santoso.
Mantan pelatih Arema ini menilai penampilan Makan Konate belum menonjol karena baru bergabung Persebaya.
Selain itu, kondisi fisik Makan Konate belum 100 persen.
“Saat uji coba melawan Sabah FA juga kondisinya belum 100 persen,” ucapnya.
Makan Konate baru bermain untuk Persebaya di tiga laga.
Laga melawan Bhayangkara FC ini menjadi yang pertama bagi Makan Konate bermain 90 menit.
Saat Persebaya ladeni Sabah FA dan melawan Persik Kediri, gelandang asal Mali ini tidak bermain full time.
“Dia perlu banyak bermain dengan tim. Dia memang perlu banyak waktu bermain dengan tim,” imbuhnya.
3. Formasi Tak Biasa Persebaya
Persebaya tampil dengan formasi tidak seperti biasa saat kalah 1-0 dari Bhayangkara FC.
Dalam laga ini, Persebaya menampilkan dua striker secara bersamaan, yaitu David da Silva dan Patrich Wanggai.
Sementara di posisi gelandang, Aji Santoso memainkan empat pemain sekaligus, yaitu M Hidayat, Alwi Slamat, Aryn Williams, dan Makan Konate.
Aji Santoso mengatakan perubahan formasi ini karena sejumlah pemain sakit.
Komposisi ini agak sedikit darurat. Tiba-tiba Irfan Jaya sakit, dan Ricky Kambuaya juga sakit,” terang Aji Santoso.
“Sebenarnya saya mau tetap pakai formasi 4-2-3-1. Tapi dalam kondisi darurat, saya mencoba menggunakan dua striker,” tambah pelatih berlisensi AFC Pro tersebut.